mhnews.id.- Masyarakat Indramayu dan sekitarnya yang memerlukan vaksin meningitis janganlah kecewa jika mulai besok, Rabu (2/11) sampai dengan waktu yang belum ditentukan, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandung Wilayah Kerja Indramayu tidak lagi bisa melayani.
Hal ini terjadi karena stok vaksin meningitis hanya cukup untuk sampai hari ini, Selasa (1/11). Pihak KKP Bandung Wilayah Kerja Indramayu memang sudah mengajukan permohonan tambahan vaksin meningitis ke KKP Bandung Pusat. Namun sejauh ini belum ada realisasi.
‘’Stok yang ada habis hari ini Selasa (1/11). Kita sudah mengajukan lagi dan menunggu kirimam vaksin dari KKP Wilayah Bandung namun belum ada realisasi,” tutur Kepala KKP Bandung Wilayah Kerja Indramayu, Teguh Dhika R. kepada mhnews.id, Selasa (1/10).
Dijelaskan Teguh, terjadinya krisis vaksin meningitis ini disebabkan tingginya animo masyarakat melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci, Mekkah. Sementara persediaan vaksin yang ada di KKP Wilayah Kerja Indramayu memang terbatas.
“Sampai saat ini jemaah umroh masih diwajibkan melakukan vaksin meningitis. Syarat ini masih di berlakukan Kemenkes RI kendati pemerintah Arab Saudi sudah melonggarkan aturan ini. Indonesia tetap mewajibkan vaksin meningitis untuk melindungi jamaah agar tetap sehat,” katanya.
Namun sayangnya kendati menjadi syarat wajib bagi jamaah umroh ketersediaan vaksin meningitis saat ini jumlahnya sangat terbatas. Hal ini menyebabkan para jamaah umroh jadi ketar-ketir, karena dikhawatirkan pada saat jadwal pemberangkatan tiba, namun belum divaksin juga.
“Takutnya pada saat sudah mau berangkat, belum divaksin meningitis juga. Kan ini bisa jadi kendala, bahkan bisa batal berangkat umrohnya. Karena vaksin meningitis masih menjadi persyaratan wajib bagi jamaah umroh maupun haji,” ungkap seorang jamaah umroh.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




