MHNEWS.id.- Bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo mewanti-wanti kepada para pendukungnya agar lebih memperhatikan, merangkul, dan melibatkan kalangan anak muda atau yang disebut generasi Z.
Hal itu dikatakan Ganjar saat menghadiri acara dua tahun relawan Ganjar atau Ganjarist di Gedung Pertamina, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dalam sambutannya, Ganjar meminta generasi milenial dan Z dijaga karena mereka merupakan pemilih terbanyak dalam pemilu mendatang.
“Pemilih terbanyak kita adalah generasi milenial dan Z. Titip, titip perhatikan mereka, dengarkan mereka, ajak terlibat mereka,” kata Ganjar dalam sambutannya, Minggu (4/6/2023).
Menurut Ganjar, generasi milenial dan Z perlu diberi ruang untuk berekspresi dan mengembangkan diri. Dia menilai generasi tersebut sangat kreatif.
“Kita sedang melekatkan kekuatan-kekuatan yang ada di masyarakat, apakah itu partai apakah itu relawan. Beberapa hari ini saya berkeliling ke banyak tempat di Indonesia. Baru saja saya ketemu dengan anak-anak generasi Z yang sangat-sangat kreatif, itulah ruang-ruang yang musti kita berikan,” ujarnya.
“Tapi yang ingin saya sampaikan adalah mereka yang punya energi dahysat, mereka yang punya rasa zaman sesuai dengan kondisi yang sekarang maka rasa-rasanya bisa dilakukan dengan kedekatan pada kelompoknya,” lanjutnya.
Ganjar berharap relawannya bisa merangkul generasi milenial dan Z. Sebab mereka memiliki jejaring yang luar biasa.
“Kita baca kekuatan mereka satu persatu, settingnya seperi apa, siapa yang mempengaruhinya, lalu kita buatkan include target dengan asumsi bahwa pergerakan kita akan lebih sempit karena dichallenge generasi milenial di atas kakaknya generasi Z, apa yang disampaikan?” ujarnya.
“‘Mas Ganjar nggak bisa lagi pake fitur itu masih terlalu lebar dan kurang bisa mendekati kelompok generasi Z’ jadi maksudmu apa? Maka tadi saya ketemu komunits pelukis, desain, gamers, chef, dan ternyata jejaringnya sangat luar biasa,” jelasnya.
“Dan kemudian mereka bilang ‘oke saya akan bantu tapi inilah kami’ maka mereka akan membantu dengan caranya. Saya berharap Ganjarist bisa merangkul itu,” tambahnya.
Diketahui, sebelumnya hasil survei Litbang Kompas pada 29 April-10 Mei 2023 menunjukkan, Prabowo merupakan sosok yang paling banyak dipilih oleh generasi Z atau warga berusia 17-26 tahun sebagai calon presiden (capres).
Berdasarkan hasil survei, 32,7 persen generasi Z memilih Prabowo sebagai capres bila pemilihan presiden berlangsung pada masa jajak pendapat.
Tercatat proporsi gen Z yang memilih Prabowo lebih besar dari rerata seluruh generasi, yakni mencapai 32,7 persen,” tulis Litbang Kompas sebagaimana dilansir kompas.com, Rabu (24/5/2023).
Di kalangan generasi Z, elektabilitas ketua umum Partai Gerindra itu diikuti oleh Ganjar Pranowo 24,5 persen, Anies Baswedan 10 persen, Ridwan Kamil 8,5 persen, Sandiaga Uno 2,4 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 0,6 persen.
Kemudian, sebanyak 6,1 persen responden dari generasi Z memilih tokoh lain sebagai calon presiden. Sedangkan 15,2 persen responden manjawab tidak tahu. Selain generasi Z, elektabilitas Prabowo juga berada di posisi teratas pada generasi Y atau warga berusia 27-41 tahun.
Penulis: Wawan Idris




