MHNEWS.id.- Pada hampir semua lembaga survei, elektabilitas calon presiden (capres) yang diusung Partai NasDem, PKS, dan Demokrat, Anies Baswedan selalu berada di posisi paling buncit.
Demikian juga pada hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) terbarunya. Anies tetap di urutan ketiga setelah Ganjar Pranowo di posisi teratas dan Prabowo di posisi kedua. Selisih angkanya pun cukup jauh.
Anies Baswedan juga tetap keok alias kalah dalam survei LSI head to head, baik melawan Prabowo dari Partai Gerindra maupun Ganjar Pranowo dari PDIP.
Bakal capres Prabowo Subianto mengungguli bakal capres Anies Baswedan dalam survei head to head. Prabowo dinyatakan unggul signifikan terhadap Anies Baswedan.
Survei ini digelar 3-9 Agustus 2023 dengan populasi seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1.220 responden. Margin of error dari survei ini +/- 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen (dengan multistage random sampling).
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan Prabowo unggul signifikan dari Anies jika dilakukan pilpres dengan simulasi 2 nama. Elektabilitas Prabowo ada pada angka 53,1 persen.
“Kalau yang maju pada putaran kedua adalah Prabowo dan Anies, sama Prabowo Subianto unggul signifikan 53,1 persen berhadapan dengan Anies di angka 31,5 persen,” kata Djayadi dalam rilis survei yang disiarkan YouTube LSI, Rabu (30/8/2023).
Berikut hasilnya:
– Prabowo Subianto 53,1 persen
– Anies Baswedan 31,5 persen
Tidak jawab 15,5 persen
Sementara itu, jika simulasi 2 nama Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Ganjar juga unggul signifikan atas Anies.
Berikut hasilnya:
– Ganjar Pranowo 51,6 persen
– Anies Baswedan 32,6 persen
Tidak jawab 15,8 persen
Penulis: Wawan Idris




