MHNEWS.id.- Elektabilitas calon presiden (capres) Ganjar Pranowo terus mengalami kenaikan dalam sebulan terakhir ini setelah sebelumnya selalu berada di posisi kedua setelah Prabowo Subianto.

Pada hasil survei Litbang Kompas pekan lalu, elektabilitas Ganjar sudah mampu mengungguli Prabowo meskipun perbedaannya tipis.

Terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis elektabilitas tiga capres, yaitu Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.

Hasilnya cukup mengejutkan. Elektabilitas Ganjar Pranowo kembali mengungguli Prabowo dengan angka yang terpaut cukup menggembirakan, yaitu di atas 1,5 persen.

Lengkapnya, dalam simulasi 3 nama, bakal capres PDIP Ganjar Pranowo mendapatkan elektabilitas 37 persen, diikuti bakal capres Gerindra Prabowo Subianto 35,3 persen, dan bakal capres NasDem Anies Baswedan 22,2 persen.

Survei ini digelar 3-9 Agustus 2023 dengan populasi seluruh warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1.220 responden. Margin of error dari survei ini +/- 2,9% dengan tingkat kepercayaan 95% (dengan multistage random sampling).

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengatakan elektabilitas Ganjar ada di posisi teratas dalam simulasi 3 nama. Akan tetapi, kata dia, selisih Ganjar dengan bacapres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto, tipis dan dalam margin of error.

“Simulasi 3 nama, antara Prabowo dan Ganjar, Ganjar unggul di 37 persen pada Agustus 2023, sedangkan Prabowo 35,3 persen. Jadi selisihnya 1,7 persen saja, sementara margin of error 2,9 persen,” kata Djayadi dalam rilis survei yang ditayangkan YouTube LSI, Rabu (30/8/2023).

Anies berada pada posisi terakhir dengan angka 22,2 persen. Dia menyebut elektabilitas Anies turun signifikan dari Agustus tahun lalu.

“Anies di angka 22,2 persen menurun cukup signifikan dibanding Agustus tahun yang lalu. Pada dasarnya terjadi pertarungan yang ketat antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto,” katanya.

Namun demikian, Djayadi menilai elektabilitas 3 capres ini cukup dinamis. Dia menyebut jika 3 nama ini maju pada Pilpres 2024, peluang Pilpres putaran kedua terbuka lebar.

“Kalau lihat angkat ini kompetisi antara 3 nama masih mungkin dinamis, kalau 3 nama ini maju semuanya maka kita menduga akan ada 2 putaran,” tutur dia.

Berikut elektabilitas capres survei LSI simulasi 3 nama pada Agustus 2023:
– Ganjar Pranowo 37 persen
– Prabowo Subianto 35,3 persen
– Anies Baswedan 22,2 persen
Tidak jawab 5,5 persen

Sedangkan hasil survei pada Agustus 2022 sebagai berikut:
– Ganjar Pranowo 31,7 persen
– Prabowo Subianto 30,1 persen
– Anies Baswedan 28,2 persen
Tidak jawab 10 persen

Penulis: Wawan Idris