mhnews.id.- Sekelompok warga yang didominasi ibu-ibu berkumpul di teras salah satu rumah warga. Mereka berkumpul bukan untuk bergosip seperti umumnya dilakukan kaum hawa pada saat berkumpul, melainkan dalam rangka kegiatan bernilai positif.
Peristiwa itu berlangsung Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Indramayum, Jawa Barat, Rabu (31/11/2022). Ada pun warga yang berkumpul itu adalah yang namanya tercatat sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Program Keluarga Harapan (PKH).
Pertemuan yang digelar rutin secara berkala tersebut diberi nama Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) atau dengan nama lain Family Development Session (FDS/Sesi Pengembangan Keluarga).
Pendamping PKH Desa Sudimampir, Sugeng mengaku dirinya tak hanya mendampingi KPM PKH pada saat pencairan bansos saja. Lebih dari itu, juga memilki tugas sebagai pengajar bagi KPM PKH. Bentuk kegiatannya yaitu berisi edukasi mengenai berbagai hal yang bermanfaat bagi keluarga.
“Diharapkan dengan giat P2K2 tersebut, KPM PKH bisa memahami berbagai hal tentang pendidikan anak yang baik, kesehatan ibu hamil dan menyusui, stunting, dan lain-lain termasuk di dalamnya yaitu tentang pengelolaan keuangan keluarga dan perencanaan usaha,” ungkap Sugeng.
Ia menuturkan pada kesempatan P2K2 yang dilaksanakan di rumah Ketua Kelompok KPM PKH Nurtisem di Blok Serja RT 002 RW 006 itu dipaparkan secara sederhana tentang modul ekonomi. Bagaimana mengelola keuangan keluarga yang baik.
Sugeng menyampaikan bahwa persoalan kaya dan miskin atau mampu dan tidak mampu terletak pada bisa atau tidaknya mengelola keuangan keluarga. Seberapapun besar penghasilan akan selalu kurang yang akhirnya merasa miskin karena tidak mampu mengelola keuangan keluarga.
“Dijelaskan juga tentang apa itu keinginan dan kebutuhan, sehingga KPM PKH tahu skala prioritas apa yang harus dibeli, ditunda atau kalau perlu tidak usah dibeli,” paparnya.
Terpisah, Kuwu Desa Sudimampir, H. Wukir yang sedianya hadir namun berhalangan menilai positif kegiatan P2K2 bagi KPM PKH. Menurutnya, kegiatan bernilai edukasi tersebut dapat memberikan asupan pengetahuan kepada masyarakat tentang berbagai hal yang diperlukan sesuai kadarnya.
“Sesuai nama dari kegiatan tersebut, diharapkan warga kami sedikit demi sedikit ada peningkatan nilai-nilai positif untuk keluarga para KPM PKH,” ujarnya Kuwu Wukir kepada mhnews.id saat ditemui terpisah, Kamis (1/12/2022).
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




