mhnews.id.- Kadma (60), seorang penggembala kambing, penduduk Desa Sidadadi, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, ditemukan meninggal dunia di embung tak jauh dari rumahnya, Minggu (28/8).
Korban meninggal dunia diduga terpeleset hingga masuk dalam genangan air di embung. Jasad korban oleh Polisi dibantu warga lalu dievakuasi ke tempat aman dan diserahkan kepada keluarganya.
Informasi yang didapat menerangkan bahwa peristiwa itu berawal saat Kadma mengembala hewan kambing miliknya di sekitar lokasi. Entah bagaimana, tiba tiba dia mendatangi embung tempat persedian air pertanian yang saat itu sedang banyak airnya.
Saat berada di pinggir kakinya terpeleset hingga tubuhnya masuk tengah embung yang dalam. Diduga Kadma berusaha menyelamatkan diri dengan berenang. Bahkan, sempat berteriak meminta pertolongan.

Kadma tenggelam di embung setelah terpeleset saat sedang menggembalakan kambingnya. Foto: Dok/istimewa
Hal ini dibenarkan warga setempat yang sedang memancing tak jauh dari lokasi tenggelamnya korban. Pemancing itu sempat mendengar teriakan orang meminta tolong. Namun, saat mendatangi titik lokasi teriakan, tak mendapati orang tersebut.
Karena penasaran, warga pun terjun ke lokasi embung itu dan berhasil menarik korban dari dasar embung lalu dibawa ke pinggir. Sayangna korban sudah tak bernyawa. Informasi itu pun langsung disampaikan kepada warga lain dan keluarga korban.
“Kami langsung ke lokasi dan minta bantuan untuk mencari korban. Kurang lebih 5 sampai 10 menit korban ditemukan di dasar embung dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Rastono, warga setempat.
Kapolres Indramayu AKBP M. Lukman Syarif melalui Kapolsek Haurgeulis AKP Cartono mengatakan pihaknya datang ke lokasi langsung melakukan evakuasi terhadap korban dengan membawanya ke tempat aman yang kemudian menyerahkan korban ke pihak keluarganya.
“Setelah disemayamkan lalu dikuburkan di tempat pemakaman umum desa setempat. Sebelumnya, keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi,” paparnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




