mhnews.id.- Sampai hari ini, Muhamad Rizky (12) warga Blok Pilangsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol, Kab. Indramayu yang hilang terseret ombak sejak kemarin (21/8) belum diketemukan.
Upaya pencarian yang dilakukan Tim SAR Bandung bekerja sama dengan Pos SAR Cirebon dan Polair Indramayu bahkan dibantu masyarakat setempat sampai sore hari ini belum membuahkan hasil.
Informasi yang dihumpun mhnews.id dari lokasi kejadian, peristiwa hilangnya Muhamad Rizky berawal saat korban bersama dengan lima temannya bermain di Pantai Mekarsari, Desa Mekarsari, Kecamatan Patrol.
Saat sedang bermain, tiba-tiba datang ombak yang cukup tinggi dan langsung menyeret mereka ke tengah laut. Beruntung lima temannya bisa menyelamarkan diri dengan berenang ke tepi pantai. Nahas bagi korban, karena diduga belum mahir berenang ia terseret jauh ke tengah laut dan hilang.
Sekitar pukul 15.10 WIB petugas siaga operator komunikasi Kantor SAR Bandung menerima informasi adanya kejadian terseretnya remaja tersebut. Peristiwanya sendiri berlangsung sekitar pukul pukul 10.30 WIB.
Berdasarkan laporan kejadian tersebut, Kepala Kantor SAR Bandung, Jumaril, S.E., M.M. langsung memerintahkan satu tim rescue dari Pos SAR Cirebon pada pukul 15.30 WIB untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Tim Rescue Pos SAR Cirebon berangkat menggunakan 1 Unit Rescue Car Double Cabin dengan membawa perlengakapan 1 Set Palsar Air, 1 Unit LCR, 1 Set Peralatan Alkom, 1 Set Pal Medis, dan APD Personal
Sebelumnya Kantor SAR Bandung berkoordinasi secara intens dengan Pos SAR Cirebon dan Polair Indramayu terkait perkembangan kejadian tersebut.
Pada hari kedua ini, rencana pencarian akan dilaksanakan sesuai rencana operasi SAR Map Prediction, terkait prediksi korban, dengan membagi tim menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit). Tim ini melakukan pencarian korban di sekitar LKP (Last Known Positiin) pada koordinat 6°16,`51,41’5 – 107 °59’24,69 “E, dengan luas area pencairan 14,4 Nautical Mile atau sekitar 26,6 KM.
Adapun SRU 1 pencarian korban menggunakan satu Unit LCR Basarnas di sekitar LKP. Untuk SRU 2 melakukan pencarian korban menggunakan LCR TNI-AL dan LKP mengarah ke lokasi PLTU Sumuradem. Berdasarkan SAR MAP Prediction sebaran korban mangarah ke Barat Daya.
Hingga berita ini diturunkan masyarakat setempat masih melakukan upaya pencarian terhadap korban.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




