MHNEWS.ID.- Tersumbatnya saluran pembuangan air dan belum optimalnya pengelolaan embung atau kolam retensi jadi penyebab utama banjir di Indramayu Kota.
Drainase di wilayah permukiman Kota Indramayu tersumbat antara lain akibat adanya bangunan liar yang berdiri di atas saluran air tersebut.
Hal itu mengemuka dalam dialog antara warga yang diwakili RT/RW, Lurah, Camat, dan pihak pengembang dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim di Aula Ki Tinggil Setda Indramayu, Rabu (11/2/26).
Selain karena faktor tersebut, banjir di permukiman Indramayu Kota juga dipengaruhi curah hujan tinggi yang terjadi hampir setiap hari sejak awal tahun 2026.
Kolam retensi sendiri merupakan infrastruktur pengendali banjir berupa kolam atau waduk buatan maupun alami yang berfungsi menampung sementara air hujan dan limpasan permukaan.
Keberadaannya diharapkan dapat mengurangi puncak debit banjir, mencegah luapan air ke permukiman, sekaligus mendukung konservasi air melalui proses peresapan ke dalam tanah.
Melansir Diskominfo, Bupati Lucky Hakim menegaskan, forum dialog ini sengaja digelar untuk membahas persoalan banjir, sampah, dan tata kelola lingkungan secara terbuka agar masyarakat juga dapat berpartisipasi secara langsung.
Menurutnya, secara geografis Indramayu merupakan daerah rendah yang menjadi muara aliran air, sehingga penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dan humanis.
“Penanganan banjir tidak bisa diselesaikan 100 persen dalam waktu singkat. Normalisasi drainase, pembersihan saluran, pembangunan kolam retensi, serta kontribusi pengembang menjadi langkah penting, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah daerah,” tegasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Indramayu, Erpin Marpinda, menyampaikan, forum ini digelar berdasarkan hasil kunjungan Bupati Indramayu ke sejumlah kawasan perumahan terdampak.
“Tercatat terdapat 21 perumahan yang sudah tidak memiliki pengembang, sehingga penanganan melibatkan RT/RW dan masyarakat setempat,” ujarnya.
“Kami berharap forum ini menghasilkan solusi terbaik agar ke depan kawasan perumahan di Indramayu Kota lebih aman dan terbebas dari banjir,” sambungnya.
Penulis: Wawan Idris




