ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang besar bagi manusia (ummat muslim).

Setan akan berusaha melakukan tipudaya kepada manusia agar bisa menjadi golongannya, yaitu sebagai makhluk Alloh Tabaroqta’alla yang durhaka dan sesat.

Kita sebagai muslim harus mampu melawan setan agar tetap di jalan yang lurus dan masuk ke dalam golongan orang-orang yang soleh.

Dikutip dari tulisan Ustadz Abu Ismail Muslim Al-Atsari dalam almanhaj.or.id., berikut ini 10 cara menghadapi tipu daya setan. Semoga bermanfaat.

Pertama, Beriman dan Mentauhidkan Allâh Dengan Benar. Sesungguhnya seluruh kekuatan, kekuasaan, kesempurnaan hanyalah milik Allâh Azza wa Jalla. Oleh karena itu, seorang hamba yang ditolong dan dilindungi oleh Allâh, tidak akan ada yang mampu mencelakainya.

Inilah senjata pertama dan utama seorang mukmin dalam menghadapi syaithan yaitu beriman dengan benar kepada Allâh, beribadah dengan ikhlas kepada-Nya, bertawakkal hanya kepadaNya dan beramal shalih sesuai aturan-Nya.

Allâh Azza wa Jalla memberitakan bahwa syaithan tidak memiliki daya terhadap hamba-hamba Allâh yang beriman dan mentauhidkan-Nya.

Allâh berfirman: “Sesungguhnya syaitan itu tidak ada memliki kekuasaan atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Rabbnya.” .

Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan, “Ketika Iblis tahu bahwa dia tidak memiliki jalan (untuk menguasai) orang-orang yang ikhlas, dia mengecualikan mereka dari sumpahnya yang bersyarat untuk menyesatkan dan membinasakan (manusia).

Iblis mengatakan, “Demi kekuasaan-Mu, aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang ikhlash.” .

Allâh Azza wa Jalla berfirman: “Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu (Iblis) terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikuti-mu, yaitu orang-orang yang sesat. .

Maka ikhlas adalah jalan kebebasan, islam adalah kendaraan keselamatan, dan iman adalah penutup keamanan. . (bersambung)

Penulis: Wawan Idris