mhnews.id.- Hingga hari kelima, Kamis (25/8) Muhamad Rizki (12) remaja yang terseret arus ombak di Pantai Desa Mekarsari, Kec. Patrol, Kab. Indramayu masih belum diketemukan. Padahal Tim SAR Gabungan sudah memperluas area pencariannya sampai ke perairan Subang.
“Semula hanya dipusatkan di dua titik sekitar wilayah tenggelamnya korban. Namun hari ini wilayah pencarian diperluas sampe ke pesisir Pantai Subang,” papar Kepala Seksi Operasi dan Siaga, Supriono kepada mhnews.id, Kamis (25/8).
Dijelaskan, Tim SAR Gabungan hingga hari kelima masih terus mengupayakan pencarian walaupun terkendala cuaca dan kondisi di lapangan yang berubah-ubah. Saat siang menjelang sore hari, terpantau kecepatan angin semakin cepat dan tinggi gelombang semakin tinggi.
Kecepatan angin diperkirakan 10 hingga 15 knots dan tinggi gelombang mulai dari 1,5 hingga 2 meter. Walau begitu Tim SAR Gabungan masih melakukan penyisiran menggunakan LCR.
“Kita ini selalu terkendala cuaca yang berubah-ubah. Jadi sedikit menyulitkan TIM SAR Gabungan dalam menemukan korban. Hari ini wilayah pencarian diperluas sampai ke Pantai Subang ya, jika cuaca baik dan gak naik turun, kita sampe sore,” ujar Supriono.
Untuk tim pencari yang dilibatkan masih sama dengan sebelumnya. Ada 3 TIM Gabungan dari unsur SAR antara lain Basarnas Bandung, Pos SAR Cirebon, DitPolair Polda Jabar, Posmat TNI AL Eretan Wetan, Satpolairud Polres Indramayu, Koramil Anjatan, Polsek Patrol, BPBD Kab. Indramayu.
“Kami juga dapat bantuan dari PT. PJB UBJOM PLTU Indramayu, TAGANA Kab. Indramayu, SAR MTA Cirebon, SIGMA Rescue Indramayu, Rumah Zakat Indramayu, aparat Kec. Patrol, aparat Desa Mekarsari, dan masyarakat setempat. Semua Tim SAR ini, dalam kondisi yang prima,” jelas Supriono.
Penulis : Iir Sairoh
Edito : Wawan Idris




