MHNEWS.id.- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan Kementerian Pertahanan tidak ada dalam data hasil SPI 2023 di lingkungan Kabinet Indonesia Maju yang dirilis lembaganya.
Ini terjadi karena Kemenhan yang dipimpin Menteri Prabowo Subianto dan kini menjadi calon presiden (capres) itu tidak menyerahkan data pegawai yang akan dipilih sebagai responden Survei Penilaian Integritas (SPI) 2023 secara acak.
Adapun SPI merupakan survei yang digelar KPK untuk mengukur tingkat atau risiko korupsi di suatu kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
“Untuk Kemenhan, seingat saya memang ada beberapa yang tahun lalu ikut tapi tahun ini tidak kirim data. Dia ikut tapi enggak ngirim data ya,” kata Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan di Gedung Juang KPK, Jakarta, Jumat (26/1/2024).