Ia berujar, kelompok Islam moderat yang ia representasikan sebenarnya mempunyai komitmen kuat untuk menjaga keragaman di Indonesia. Namun, Yenny menilai, komitmen itu tidak cukup.
“Saya mengingatkan kita semua akan sejarah ini adalah untuk membangun kesadaran kita bahwa sebuah peraturan itu harus melalui proses politik dan bukan hal yang mudah untuk dilakukan,” ujarnya.
“Saya juga memohon agar teman-teman untuk ikut bersama kami semua untuk menjaga itu semua. Saya dan kelompok Islam moderat tidak bisa menjaga ini semua sendiri, perlu bantuan Bapak/Ibu sekalian,” imbuhnya.
“Terutama, sadarkan generasi muda, yang kita miliki peraturan-peraturan yang menjamin keragaman di Indonesia, kebhinekaan di Indonesia dihormati, ini mahal harganya, melalui sebuah perjuangan politik panjang. Jangan sepelekan ini. Kita semua harus menjaganya,” pungkas Yenny.
Penulis: Wawan Idris