ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Walau sepele, jangan remehkan sunnah Nabi Muhammad Shollallohu ‘alaihi wa sallam!
Apa pun kebiasaan Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam pasti bersifat positif dan banyak manfaatnya. Karenanya dengan mengikuti sunnah Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam berarti beri’tiba kepada Beliau.
Dari Ibnu Abbas radliyallahu anhuma, telah mengabarkan bahwa ia pernah bermalam di rumah Maimunah istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan ia adalah bibinya.
Ia berkata, ‘Lalu aku tidur dengan meletakkan kepala di tepi bantal, sedangkan Rosulullah shallallahu alaihi wa sallam dan istrinya berada di tengah-tengah bantal.
Kemudian Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidur hingga ketika tengah malam atau sebelum tengah malam kurang sedikit atau setelah tengah malam lewat sedikit.
Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bangun lalu duduk seraya mengusap bekas tidur dari wajahnya dengan tangannya. Kemudian membaca 10 ayat terakhir dari surat Ali Imran dan seterusnya hadits. [H.R. al-Bukhoriy: 183, Muslim: 763, Abu Dawud: 5043, Ibnu Majah: 1363].
Berkata al-Imam an-Nawawi rahimahullah, “Ungkapan Ibnu Abbas radliyallahu anhuma (mengusap bekas tidur dari wajahnya) adalah bekas-bekas tidur Beliau. Hal ini menunjukkan sunnahnya mengusap wajah setelah bangun tidur”.
Yakni ketika bangun tidur hendaknya seorang muslim itu segera mengusap wajahnya dengan kedua tangannya dalam rangka meneladani Nabi Shallallahu alaihi wa sallam.
Penulis : Wawan Idris
Sumber: kumpulan hadist


