27.9 C
Indramayu
Jumat, Januari 9, 2026


Banyak Makan Daging Merah Sebabkan Kolesterol Tinggi? Fakta ataukah Mitos?

MHNEWS.ID.- Daging merah kaya akan protein, tetapi bisa bahaya, jika makan berlebihan. Salah satunya bisa mengakibatkan kolesterol tinggi.

Kolesterol tinggi adalah salah satu dampak buruknya, dan faktor risiko untuk sejumlah penyakit kronis, seperti penyakit jantung serta stroke.

- Advertisement -

Daging merah merupakan jenis daging dari hewan mamalia berkaki empat, seperti kambing, domba, sapi, dan kerbau.

Daging ini mengandung sejumlah nutrisi penting meliputi protein lengkap, yaitu terdiri dari semua asam amino esensial.

Asam amino esensial ini dibutuhkan untuk pertumbuhan dan pemeliharaan otot dan jaringan. Namun di sisi lain, daging merah juga mengandung kolesterol alami.

“Daging merah mengandung kolesterol alami, walau bukan satu-satunya faktor peningkat kolesterol darah,” ujar Olivia Gresya, ahli gizi saat diwawancarai Kompas.com.

Bagaimana banyak makan daging merah bisa sebabkan kolesterol tinggi akan dijelaskan dalam artikel ini.

Cara daging merah pengaruhi kadar kolesterol

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa daging merah mengandung kolesterol alami.

Merujuk data nutrisi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), daging sapi 113 gram dengan lemak 20 persen bisa memberikan asupan kolesterol sebanyak 80,2 miligram (mg).

Baca Juga :  Inilah Tiga Tanda Haid yang Tidak Normal Menurut Dokter

Selain itu, daging merah juga mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

“Konsumsi makanan tinggi lemak jenuh yang berlebih bisa meningkatkan kadar LDL (kolesterol jahat),” ujarnya.

Olivia mengatakan lemak jenuh dalam kandungan daging merah banyak di bagian brisket, iga, dan gajih.

Kemudian, Olivia mengatakan bahwa kombinasi antara lemak jenuh dan kolesterol tinggi akan memperburuk profil lipid, meliputi kadar kolesterol total, trigliserida, kolesterol LDL, dan kolesterol HDL.

Menurutnya, efek samping tersebut akan lebih mudah muncul pada orang dengan riwayat hiperlipidemia atau penyakit jantung.

“Apalagi, jika konsumsinya (daging merah) dalam jumlah yang tinggi,” ucapnya.

Dokter Spesialis Gizi Klinis dr. Nurul Ratna Mutu Manikam M.Gizi, Sp.GK mengatakan bahwa peningkatan kadar kolesterol dalam darah bisa semakin tinggi, jika daging merah dimasak dengan cara tertentu.

Ia mencontohkan, daging merah yang dimasak dengan santan kental dan dipanaskan berulang kali.

“Santan yang dimasak atau dipanaskan berulang juga meningkatkan kandungan lemak jenuh, sehingga menyebabkan kandungan kolesterol daging merah meningkat,” jelas Nurul kepada Kompas.com.

Baca Juga :  Benarkah Jalan Kaki Minimal 10.000 Langkah Setiap Hari dapat Menyehatkan Tubuh? Ini Faktanya

Penulis: Nia Herlina [Pengurus PKK Kabupaten Indramayu]

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler