MHNEWS.ID.- Kuwu Desa Sukasari terpilih, Tarsitem meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Indramayu pada Jumat (2/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.
Ratusan warga Desa Sukasari, Kecamatan Arahan, merasakan duka atas meninggalnya kuwu terpilih tersebut. Masyarakat kaget karena Tarsitem meninggal tanpa sakit terlebih dahulu.
Sebagai penghormatan terakhir ratusan warga datang melayat ke rumah duka di depan Balai Desa Sukasari.
Kematian Tarsitem diduga kuat karena kelelahan. Selama masa pemilihan kuwu, baik sebelum maupun sesudahnya Tarsitem selalu aktif berbaur dengan masyarakat.
Aktivitas tersebut sangat menguras tenaga. Terlebih saat terpilih Tarsitem harus melakukan ritual menelusuri seluruh perbatasan desa yang dilakukan pada malam hari.
Tarjono salah seorang kerabatanya mengungkapkan, Tarsitem tidak memiliki riwayat penyakit kronis.
Meskipun pernah ada isu sakit stroke ringan, hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisinya baik dan hanya memerlukan pemulihan.
Pelaksanaan Pilwu yang menguras tenaga diduga menjadi faktor kondisi kesehatan Tarsitem menurun hingga jatuh pingsan pada pagi hari. Tarsitem mengembuskan napas terakhirnya saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
Almarhumah meninggal dunia pada usia 46 tahun. Ia meninggalkan seorang suami dan tiga orang anak.
“Kami dari keluarga memohon apabila almarhumah ada kekhilafan mohon dimaafkan dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah datang mendoakan almarhumah,” ujar Tarjono.
Penulis: Wawan Idris


