27.8 C
Indramayu
Rabu, Januari 28, 2026


Drainase Buruk dan Diguyur Hujan Deras, Indramayu Kota Lumpuh Dikepung Banjir

MHNEWS.ID.- Hujan dalam intensitas cukup tinggi mengguyur Indramayu Kota sejak Kamis siang (23/1/2026) s.d. Selasa (27/1/2026) menyebabkan jalan protokol kebanjiran.

Tak hanyak itu sejumlah komplek perumahan (BTN) pun mengalami nasib yang sama. Perumahan itu digenangi air dengan ketinggian antara 10 cm s.d. 50 cm.

- Advertisement -

Di beberapa Komplek BTN bahkan air masuk ke dalam rumah dengan ketinggian berkisar 15 cm s.d. 30 cm.

Perumahan yang paling parah direndam banjir antara lain Komplek Citra Dharma Ayu (Cidayu), Kelurahan Margadadi. Di komplek ini ketinggian air mencapai 50 cm.

Terjadinya banjir di perkotaan ini menurut warga antara lain disebabkan buruknya drainase dan terjadinya pendangkalan kali. Selain itu, karena intensitas hujan yang sangat tinggi.

“Masyarakat Indramayu butuh tata kelola drainase yg terintegrasi, kolam retensi, dan penataan tata kelola air di dalam kota lewat pembenahan drainase,” ujar Nugroho warga Komplek Bumek, Selasa (27/1/2026).

Dikatakan Nugroho, selain karena tata kelola air yang kurang baik, banjir juga dipicu adanya sikap egosentris antar developer perumahan.

Baca Juga :  Polsek Haurgeulis Gercep Tangani Dua Warga yang Tewas Disambar Petir

Perumahan yang baru dibangun, selain cenderung lebih tinggi urugannya, namun saluran air atau drainasenya hanya satu meter.

“Ini butuh peran Dinas Perijinan. Kalau mau bikin perumahan, drainase harus terkoneksi dengan perumahan sebelumnya, terus minimal itu 3 meter,” tegasnya.

Ketentuan ini akan lebih baik menjadi Peraturan Daerah (Perda) sehingga memiliki kekuatan hukum yang mengikat. Bila mana perlu dalam Perda itu drainase perumahan minimal 5 meter.

Terkait banjir di perkotaan ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu meminta warganya tetap waspada.

Pasalnya, potensi cuaca ekstrem di wilayah Kabupaten Indramayu masih bisa terjadi hingga beberapa hari ke depan.

“Update terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem masih akan berlangsung sampai tanggal 29 Januari 2026 di Indramayu,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Indramayu, Dadang Oce Iskandar, Selasa (27/1/2026).

Penulis: Wawan Idris

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler