27.9 C
Indramayu
Rabu, Januari 28, 2026


Minta Solusi Atasi Banjir Warga Datangi Kantor PUPR Indramayu

MHNEWS.ID.- Puluhan warga Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Indramayu.

Aksi spontan itu dilakukan pada Jumat (23/1/2026) sebagai bentuk protes atas banjir yang kerap merendam permukiman mereka setiap kali hujan deras turun.

- Advertisement -

Salah seorang warga, Eang (30) mengatakan, warga sudah lelah menghadapi banjir yang terus berulang tanpa solusi tuntas.

Menurut dia, banjir dipicu oleh pendangkalan Kali Ceblok di belakang permukiman serta tumpukan eceng gondok yang menghambat aliran air.

“Air memang mengalir tapi tersendat gara-gara eceng gondok, belum lagi kondisi kali yang juga dangkal,” kata Eang di lokasi sebagaimana dilanir Kompas.com.

Ia mengungkapkan, banjir bahkan masuk ke rumahnya dengan ketinggian air mencapai sekitar 50 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

“Itu sudah masuk rumah. Kalau enggak masuk rumah, kami juga enggak mungkin datang ke sini,” ujarnya.

Minta Pintu Air Dibuka

Keluhan serupa disampaikan Yudi (40), warga lainnya yang rumahnya juga terendam banjir.

Ia berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar genangan air cepat surut dan tidak terus berulang.

Baca Juga :  Inilah Data Permukiman Warga di Kota Indramayu yang Terendam Banjir

“Ya minimalnya pintu air dibuka supaya air enggak tergenang di rumah warga,” beber dia.

Selain merendam permukiman, banjir juga meluap hingga menggenangi Jalan Pahlawan, termasuk halaman kantor Dinas PUPR Indramayu.

Genangan air menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Sejumlah pengendara sepeda motor bahkan terlihat mendorong kendaraannya karena mogok.

Normalisasi Kali

Aksi warga tersebut langsung direspons Dinas PUPR Indramayu. Warga diterima untuk audiensi dan pemerintah memutuskan membuka pintu air guna mempercepat surutnya banjir.

“Pintu air sekarang sedang dibuka,” kata Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Indramayu, Rahmadi.

Terkait keberadaan eceng gondok dan pendangkalan Kali Ceblok, Rahmadi mengatakan persoalan tersebut telah masuk dalam agenda perencanaan Dinas PUPR pada 2026.

Normalisasi Kali Ceblok diperkirakan akan dilaksanakan pada pertengahan tahun.

“Untuk sementara pintu air kami buka. Mudah-mudahan eceng gondok juga ikut terdorong aliran air ke saluran pembuangan,” pungkasnya.

Penulis: Wawan Idris

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. silahkan hubungi kami!

Berita Terpopuler