ALHAMDULILLAHI ROBBIL ‘ALAMIN. Allahumma sholli ‘ala Muhammad, wa‘ala alihi wa shohbihi wa sallam. Ucapan itu bisa bermakna doa, maka hati-hatilah dalam bertutur kata.
Mengutip Instagram Khalid Basalamah Official, pernahkah kita bercanda saat memberi upah, tapi ternyata ucapannya berdampak besar di sisi Allah Azza wa Jalla?
Mari kita luangkan waktu sebentar untuk menelisik maksud kalimat di atas. Kalimat itu sangat penting karena menyangkut pahala dan dosa yang sering luput dari perhatian.
Ya! Saat memberi upah kepada pekerja, jangan pernah mengarahkan atau mengisyaratkan pada hal yang maksiat, meski hanya dengan kata-kata.
Ahlus Sunnah mengajarkan agar tolong-menolong dilakukan dalam kebaikan dan ketakwaan, bukan dalam dosa. Ucapan kita bisa menjadi sebab orang lain melakukan keburukan dan itu bukan perkara ringan.
Jadi jangan pernah memberikan uang, baik itu upah kerja maupun alasan lain kepada teman, saudara, sahabat, atau siapa pun dengan diiringi perkataan:
“Lumayan ini buat beli rokok!” Atau hal lain yang sifatnya menimbulkan dosa karena dilarang secara syar’i (agama). Mengapa? Karena secara syar’i rokok itu haram.
Allah berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًايُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu sekalian kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki amalan-amalanmu dan mengampuni dosa-dosamu. Barangsiapa mentaati Allah dan RasulNya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenengan yang besar.” [Q.S. Al-Ahzab: 70-71]
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:
وَمَنْ سَنَّ فِى الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَىْءٌ
“Barangsiapa yang memberi petunjuk pada kejelekan, maka ia akan mendapatkan dosa dari perbuatan jelek tersebut dan juga dosa dari orang yang mengamalkannya setelah itu tanpa mengurangi dosa mereka sedikit pun juga.” [H.R. Muslim: 1017]
Maka berhati-hatilah dalam ucapan dan perbuatan. Jangan sampai niat memberi berubah menjadi sebab dosa.
Mari jaga lisan, luruskan niat, dan jadikan setiap bentuk bantuan sebagai jalan menuju ridha Allah. Semoga Allah membimbing kita untuk saling menolong dalam kebaikan dan ketakwaan. Allahu a’lam bishawab.
Penulis : Wawan Idris
Sumber: https://www.instagram.com


