MHNEWS.id.- Masa reses merupakan waktu bagi wakil rakyat menemui tuannya (rakyat) untuk belanja masalah yang dialami di akar rumput kemudian diberikan solusinya.
Maka selama reses berlangsung pun berbagai keluhan masyarakat mengemuka, tak terkecuali ketika Akhmad Mujani Nur melakukan kegiatan tersebut.
Anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Akhmad Mujani Nur ini menyerap aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan 1 Indramayu dalam reses masa persidangan III tahun 2023 tersebut.
Mujani mengaku menerima keluhan-keluhan masyarakat di berbagai sektor. Ia menyebut salah satunya permasalahan pupuk bersubsidi yang tak kunjung beres menerpa petani di daerah yang dikenal sebagai lumbung padi nasional ini.
“Saat reses di beberapa titik baik di Kecamatan Indramayu, Pasekan maupun lainnya, kami menerima banyak keluhan dari masyarakat,” ungkap Mujani saat ditemui di gedung DPRD setempat, Senin (25/9/2023).
“Pertama, masalah yang diderita petani yaitu susah mendapatkan pupuk bersubsidi, mereka masih susah mendapatkannya meskipun pakai kartu tani,” imbuhnya.
Terhadap permasalahan tersebut, Mujani akan membawanya untuk dibahas dan disampaikan kepada eksekutif untuk penyelesaiannya. Ia akan mendorong instansi terkait agar sigap mengatasi persoalan pupuk bersubsidi bagi petani.
“Karena Kabupaten Indramayu adalah salah satu kabupaten yang lumbung padinya tinggi,” tegas politisi PKB ini.
Selain pertanian, Mujani juga menerima aspirasi masyarakat di sektor keagamaan. Masyarakat menyampaikan aspirasi agar memperhatikan kesejahteraan guru ngaji, tenaga pendidik dan kependidikan di pondok-pesantren, majelis taklim, dan lain sebagainya.
“Karena mereka merasa sangat berperan penting dalam membantu program pembangunan pemerintah di bidang keagamaan,” ucapnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




