MHNEWS.id.- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Indramayu intensif melakukan pengawasan terhadap proses penyortiran dan pelipatan surat suara.

Penyortiran dan pelipatan surat suara dilaksanakan di Gudang KPU Indramayu, Desa Langut, Kecamatan Lohbener pada hari Senin, (8/1/2024) berlangsung aman dan tertib.

Sebanyak 280 pekerja terlibat dalam proses ini yang diperiksa secara ketat sebelum melibatkan diri dalam tugas mereka. Penyortiran dan pelipatan surat suara dimulai 08.00 dengan apel dan pengarahan teknis oleh KPU Kabupaten Indramayu.

Anggota Bawaslu Indramayu, Supriadi dan M. Saprudin, memberikan saran perbaikan langsung kepada KPU Indramayu.

Supriadi dan M. Saprudin menekankan pentingnya membuka surat suara sebelum dilipat dengan hati-hati, menjaga ketelitian dalam penghitungan, dan memastikan surat suara yang tidak memenuhi syarat diidentifikasi dengan baik.

Selama proses, pekerja sortir dan lipat surat suara tidak diizinkan membawa makanan dan minuman ke dalam gudang.

Langkah-langkah ketat diambil untuk memastikan integritas proses, termasuk pemisahan dan penandaan surat suara yang rusak atau berlebihan. Dalam upaya mencegah kesalahan, surat suara juga dihitung dengan teliti setiap ikatnya.

“Kami menekankan pentingnya pemeriksaan teliti, setiap ikat berisi 10 lembar surat suara harus dipastikan jumlahnya tepat,” tegas Supriadi.

Meski sempat turun hujan dan terdapat kebocoran namun logistik tetap terjaga dan tidak terdampak.

Proses pelipatan dan penyortiran surat suara berlangsung hingga pukul 21.30 WIB dengan hasil sebanyak 275.000 surat suara telah berhasil disortir, sementara 10 dus akan dilanjutkan pada hari Rabu, 10 Januari 2024.

Surat suara baik mencapai 274.790 lembar, sedangkan terdapat 50 surat suara rusak, 160 surat suara kurang kirim, dan 229 surat suara lebih.

Pengawasan sortir dan pelipatan surat suara juga melibatkan beberapa Pimpinan Panwaslu Kecamatan, diantaranya Panwascam Lohbener, Indramayu, Sindang, Arahan, Pasekan, Balongan, Jatibarang, Bangodua, dan Panwascam sliyeg.

Penulis  : Iir Sairoh
Editor    : Wawan Idris