MHNEWS.id.- Keseriusan Bupati Indramayu, Nina Agustina untuk mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) disambut antusias dan dimanfaatkan pelaku usaha setempat.

Salah satu ikhtiar Bupati Nina untuk memajukan produksi UMKM melalui Bazar UMKM Kartini Day.

Kegiatan ini digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk mempromosikan berbagai produk atau kerajinan hasil potensi lokal Kota Mangga, di Alun-alun Puspawangi Indramayu, Sabtu (27/4/2024).

Seperti halnya Perajin Bambu Tunas Mawar Jaya, Desa Anjatan, Kecamatan Anjatan. Para perajin di kelompok ini sangat berterima kasih kepada Bupati Nina Agustina yang terus berupaya mempromosikan produk UMKM di Kabupaten Indramayu hingga dapat dikenal secara luas.

Ernawati, selaku Perajin Bambu Tunas Mawar Jaya mengatakan, melalui Bazar UMKM ini dirinya dapat mempromosikan sejumlah produk kerajinan bambu kepada masyarakat Indramayu.

“Alhamdulillah dari masyarakat Indramayu banyak berminat dengan produk kerajinan kami. Seperti produk kerajinan anyaman bambu tempat nasi, tempat buah, tempat tisu, dan segala macem anyaman menarik,” katanya.

Diakui Ernawati, Kelompok Tunas Mawar Jaya Desa Anjatan telah memproduksi kerajinan bambu ini sudah lama yakni sejak 2014. Adapun jenis bambu yang digunakan sebagai bahan kerajinan adalah bambu tali apus kiriman dari para pengepul.

Dikatakan, kesungguhan Bupati Nina dengan stakeholder untuk mempromosikan UMKM Naik Kelas di Kabupaten Indramayu, membawa manfaat bagi para perajin, khususnya Tunas Mawar Jaya.

Berkat keseriusan Bupati Nina pula, kini kerajinan bambu dari Tunas Mawar Jaya telah dapat menembus pasar dunia. Produk kerajinan Tunas Mawar Jaya sudah bisa diekspor ke luar negeri.

“Produk anyaman bambu dari Kabupaten Indramayu ini sudah dipasarkan di dalam negeri dan luar Indonesia. Melalui mahasiswa dan pekerja migran (PMI) asal Indramayu produk Tunas Mawar Jaya telah menembus pasar di Korea Selatan,” tambahnya.

Penulis  : Mohamad Toyib
Editor    : Wawan Idris