MHNEWS.id.- Sebanyak 14 siswa kelas XII berprestasi SMKN 1 Sindang gagal kuliah di kampus idaman karena sekolah lalai meng-update sistem untuk mendaftarkan mereka ke perguruan tinggi.

Kegagalan para siswa berprestasi bisa kuliah di kampus yang menjadi pilihannya tersebut menyebabkan kekecewaan yang mendalam, termasuk bagi para orang tuanya.

Orang tua siswi, Sisca Kartika merasa dirugikan sekaligus kecewa dengan sikap pihak SMK Negeri 1 Sindang. Pasalnya sekolah tersebut tidak memberikan peluang kepada siswa eligible yang memiliki indikator memiliki peluang untuk masuk ke perguruan tinggi yang diidamkan.

Padahal, kata Siska, pemerintah sudah memberikan peluang dan kesempatan kedua untuk sekolah tersebut agar mengajukan nama-nama siswa berprestasinya dalam sistem penerimaan mahasiswa baru melalui jalur undangan.

“Seharusnya, pihak sekolah berkomunikasi dengan orang tua siswa seperti yang dilakukan sekolah lain untuk melakukan penjaringan terhadap siswa berprestasinya,” kata Sisca, Senin (19/2/2024).

Sementara itu, seorang guru Bimbingan Konseling SMKN 1 Sindang, Muhammad Rizky Anugerah Pratama mengatakan pihak sekolah tidak mau disalahkan terkait gagalnya proses pemasukan data siswa berprestasi dalam sistem penerimaan mahasiswa baru melalui jalur undangan berprestasi.

Rizky menjelaskan pihak sekolah pada 8 Januari 2024 hingga 9 Februari 2024 sudah melakukan pengisian dan memasukan data data siswa yang mendaftar. Pada tanggal tersebut, kata Rizky, ada siswa yang terlambat mengumpulkan datanya.

“Pada tanggal 9 Februari finalisasi namun dalam bahasa sistem kami anggap tidak ada permasalahan,” jelas Muhammad Rizky Anugerah Pratama.

Namun, pada 12 Februari 2024 pihak sekolah tidak mengecek ada informasi lanjutan karena dianggap sudah selesai. Dengan demikian, peluang 14 siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui jalur undangan pupus.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris