MHNEWS.id.- Kesehatan masyarakat, baik jasmani maupun mental (jiwa) penting diperhatikan, jika tidak maka akan berdampak pada beban sosial dan ekonomi yang luas.
Hal ini dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Indramayu, dr. Wawan Ridwan saat membuka Pertemuan Koordinasi dan Pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TKJM) Tahun 2023, di Hotel Trisula Indramayu, Rabu (13/9/2023).
Dalam kesempatan itu Wawan Ridwan mengajak semua elemen berkomitmen menanggulangi masalah kesehatan jiwa dan psikologis masyarakat.
Pertemuan koordinasi dan pembentukan TKJM Tahun 2023 itu sendiri diharapkan dapat mewujudkan komitmen sebagai langkah aksi dalam mendukung upaya meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat.
Menurutnya, definisi sehat tidak hanya sehat jasmani tetapi juga sehat secara mental dan sosial. Sehingga kesehatan jiwa masyarakat penting diperhatikan, karena jika tidak diupayakan maka akan berdampak pada beban sosial dan ekonomi yang luas.
“Jadi kesehatan jiwa adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan dan unsur utama dalam menunjang kualitas hidup untuk manusia yang utuh. Kesehatan jiwa ini perlu diperhatikan bersama-sama secara lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak,” katanya.
Berbagai masalah dan krisis yang menimpa masyarakat itu perlu pencegahan lintas sektor dan dilakukan secara terpadu berkesinambungan. Salah satunya melalui pembentukan TKJM di kabupaten/kota.
Pertemuan TKJM Kabupaten Indramayu, ujar Wawan secara konvergensi diharapkan turut serta dalam sistem pelayanan kesehatan jiwa, menjalankan kegiatan konseling, dan intervensi khusus dalam kondisi krisis.
“Mengusahakan peran serta masyarakat agar berorientasi pada prinsip kesehatan jiwa, melaksanakan kerja sama yang solid dengan pelayanan kesehatan jiwa yang menyeluruh. Dengan pelayanan yang promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif,” tambahnya.
Selain itu diharapkan adanya koordinasi, integrasi yang berkelanjutan dalam pengelolaan kesehatan jiwa antar perangkat daerah dan pemetaan di Kabupaten Indramayu.
Tim Koordinasi Kesehatan Jiwa Provinsi Jawa Barat, Muftiah Yulismi mengapresiasi, komitmen Bupati Nina Agustina dalam membentuk TKJM Kabupaten Indramayu.
Komitmen ini sebagai langkah mewujudkan kesehatan jiwa sebagai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Selain itu pembebasan pasung di Kabupaten Indramayu menjadi capaian pemenuhan pelayanan kepada masyarakat berbasis Hak Asasi Manusia (HAM).
“Komitmen pimpinan daerah sudah sangat terlihat dan terlaksana, saya harapkan kerja konvergensi sangat diharapkan bisa menanggulangi kesehatan jiwa,” pungkasnya.
Penulis : Toyib
Editor : Wawan Idris




