MHNEWS.id.- Migrant Care Indramayu membekali pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) anggota komunitas Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi) tentang berjejaring untuk memperluas pangsa pasar produknya.

Upaya tersebut dilakukan dengan mengundang narasumber yang juga konsultan UMKM memberikan materi yang dilaksanakan di Grand Trisula Hotel Indramayu, Rabu (17/7/2024).

Koordinator Migrant Care Indramayu, Muhammad Santosa mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membangun jaringan untuk memperluas pasar bagi penjualan UMKM milik komunitas Desbumi. Hal itu merupakan salah satu program Migrant Care terhadap Desbumi, yakni pemberdayaan ekonomi.

“Kegiatan ini harapannya ibu-ibu biar banyak jaringan, banyak pasar dan juga akan berdampak lurus dengan penjualan. Semakin banyak jaringan, banyak pasar, akan meningkat penjualannya,” kata Santos.

Ia juga menjelaskan kegiatan tersebut mengingat penjualan produk-produk UMKM dari ibu-ibu purna buruh migran itu belum mencapai harapan.

Karena itu, sudah semestinya pengetahuan jejaring itu diberikan kepada Desbumi yang memang merupakan salah satu fokus perhatian Migrant Care untuk para mantan pahlawan devisa itu.

“Ini salah satu cara kita untuk mengejar apa yang diinginkan oleh komunitas Ibu-ibu Desbumi,” ucapnya.

Salah seorang pemateri pada kegiatan tersebut, Mohammad Badry Siddiky mengatakan dirinya menyampaikan konsep dasar mengenai hal-hal yang perlu dilakukan di awal berjualan.

Pondasi yang harus ada yaitu seperti target pasar, segmen pelanggan dan lain sebagainya sebelum berbicara produk.

“Saat pondasi itu bisa dijalani, insya Allah banyak akses yang akan bisa dilalui,” jelas koordinator pendamping program UMKM Naik Kelas Jawa Barat tingkat Kabupaten Indramayu ini.

Diketahui, kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Desbumi binaan Migrant Care Indramayu, yaitu Juntinyuat, Juntiweden, Tinumpuk dan Segeran Kecamatan Juntinyuat, Lohbener Kecamatan Lohbener, dan Kalianyar Kecamatan Krangkeng.

Selain itu, dihadiri perwakilan dari tiga desa yang akan menjadi perluasan Desbumi, yakni Desa Jatisawit Kecamatan Jatibarang, serta Majasari dan Majasih Kecamatan Sliyeg.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris