MHNEWS.id.- Budi Hendrawan terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Indramayu periode atau masa bakti 2024-2025.

Budi Hendrawan terpilih pada Konferensi Cabang XVII PMII Indramayu di Hotel Prima, Minggu (26/5/2024). Budi, panggilan akrabnya, akan memimpin PC PMII Kabupaten Indramayu periode 2024-2025.

Seperti diketahui, Budi Hendrawan terpilih dengan mendapat dukungan lebih banyak dari 8 komisariat yang memiliki hak suara. Budi Hendrawan unggul dari kandidat lainnya, Ahmad Saeful Muslikh.

Dalam kepemimpinannya satu tahun mendatang, Budi akan membawa gerbong pergerakan tersebut sesuai visi dan misi yang disusunnya. Adapun visinya, yaitu ‘Mencetak kader PMII Indramayu yang berintelektual dan berkarakter.’

Sedangkan misinya, yakni menciptakan desain kaderisasi yang berkosentrasi pada pengembangan keilmuan, inovasi, dan skill.

Selain itu, berpartisipasi untuk melakukan kontrol dan change (perubahan )pada semua leading sector.

Misinya juga akan berkolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan pemuda untuk menjaga kesolidan dalam bingkai toleransi.

Selanjutnya, digitalisasi, administrasi dan big data PMII Indramayu, serta free market of ideas atau pasar bebas ide.

“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh kader dan alumni PMII Indramayu yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk mengemban tanggung jawab sebagai nakhoda baru dalam pergerakan,” ucap Budi di sekretariat PC PMII Indramayu, Senin (27/5/2024).

Budi juga mengakui dalam kepemimpinannya dihadapkan pada tantangan zaman yang terus berkembang. Menurutnya, bonus demografi yang dihadapi Indonesia akan diisi tak lain oleh generasi yang saat ini sedang belajar di bangku-bangku sekolah, madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi.

Kondisi tersebut merupakan tantangan bagi PMII untuk masif melakukan kaderisasi. Sebagian besar dari generasi Z ini adalah kalangan santri Nahdliyin yang akan menjadi calon kader PMII.

“Sebagian besar dari generasi Z ini adalah kalangan santri Nahdliyin yang akan menjadi calon kader PMII. Bak gayung bersambut, bonus demografi ini menjadi peluang yang sangat besar bagi PMII sebagai organisasi pengkaderan untuk menjadi sentral penentu arah masa depan bangsa,” ujar Budi.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris