MHNEWS.id.- Setelah penantian panjang, akhirnya Embarkasi Haji Indramayu digunakan para jamaah calon haji untuk pemberangkatan ibadah menuju Tanah Suci Mekkah tahun 2023.

Bupati Nina Agustina mengungkapkan hal tersebut saat mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Spesifik Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Dapil VIII ke Embarkasi Haji Indramayu, Ahad (28/5/2023).

Dalam kunker tersebut juga disertai Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Dr. H. Zainut Tauhid, Kanwil Kemenag Jawa Barat, Forkopimda Indramayu, dan tamu undangan lainnya. Mereka melihat sejumlah fasilitas Embarkasi Haji Indramayu.

Bupati Indramayu, Nina Agustina saat mendampingi Wakil Menteri Agama. Foto: Dok/Kominfo

Dalam sambutannya Bupati Nina menjelaskan beroperasinya Embarkasi Haji Indramayu menjadi catatan sejarah, karena setelah melalui tahapan panjang akhirnya bisa digunakan untuk pemberangkatan haji.

“Hari ini merupakan sejarah bagi masyarakat dan daerah Kota Mangga karena Embarkasi Haji Indramayu pertama kali digunakan para jamaah calon haji. Embarkasi haji ini menjadi kebanggan karena sangatlah prestisius dan menjadi rebutan antar kabupaten/kota tetangga,” ujarnya.

Namun dengan keseriusan Pemerintah Kabupaten Indramayu akhirnya Embarkasi Haji secara resmi berdiri dan beroperasi di Kota Mangga untuk warga Jawa Barat.

“Hari ini menjadi kebahagiaan kita semua, karena setelah penantian panjang, akhirnya Embarkasi kebanggaan warga Jawa Barat terutama kebanggaan Kabupaten Indramayu mulai dioperasikan,” tambahnya.

Bupati Nina Agustina pun sangat yakin keberadaan Embarkasi Haji Indramayu akan memberikan dampak positif bagi pemerintah, masyarakat, maupun jamaah calon haji. Embarkasi ini juga dapat menciptakan peluang meningkatkan perekonomian masyarakat dan kemajuan daerah.

Setelah sukses memperjuangkan Embarkasi Haji, kini Bupati Nina telah mengusulkan pembangunan  Tol Cipali-Indramayu. Jalan tol ini sangat penting untuk mempercepat pemberangkatan jamaah.

“Keberadaan Tol Cipali mengakibatkan ekosistem perkonomian wilayah Pantura tersendat atau mati. Maka apabila saat ini ada Embarkasi Haji Indramayu tentunya akan ramai saat ini,” tuturnya.

“Insya Allah kami telah memohon kepada Kementerian PUPR untuk pembangunan jalan tol. Jadi nanti mencakup wilayah 3 untuk pemberangkatan calon jamaah haji menuju bandara lebih cepat lagi,” lanjut Bupati Nina.

Bupati Nina juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Indramayu telah menghibahkan tanah seluas 7,8 hektare untuk Embarkasi Haji pada Tahun 2019.

Sementara pada tahun 2022 dilakukan pembebasan tanah seluas 1,9 Hektare dan saat ini masih proses sertifikasi. Kemudian direncanakan pada perubahan anggaran 2023 akan diusulkan kembali 3 Hektare.

“Jadi total hibah yang diberikan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk Embarkasi Haji yaitu seluas 12 Hektare. Selanjutnya untuk total jamaah haji asal Kabupaten Indramayu berjumlah 1.786 orang dan akan diberangkatkan mulai Senin 29 Mei 2023,” pungkasnya.

Dikatakan Bupati Nina, pihaknya juga akan menunjang sejumlah fasilitas di Embarkasi, diantaranya air bersih yang dipasok Perumdam Tirta Darma Ayu Indramayu. Air bersih ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan para jamaah calon haji.

Penulis  : Toyib
Editor    : Wawan Idris