MHNEWS.id.- Luar biasa, keren, dan membanggakan! Kalimat itulah yang tepat disematkan kepada 600 pelajar SD yang telah menghafal Al-Qur’an Surat An-Naba yang terdiri dari 40 ayat itu.

Qur’an Surat An-Naba yang artinya berita besar ini memang tidak mudah dihapalkan walau pun ayatnya pendek-pendek. Namun dengan menggunakan metode Kauny, para pelajar SD menjadi lebih mudah menghapalkan dan memaknai artinya.

Bupati Indramayu, Nina Agustina pun tampak merasakan aura kebanggaan dan keluarbiasaan akan kemampuan 600 siswa SD penghapal Qur’an Surat An-Naba itu.

Bupati Nina Agustina di tengah-tengan siswa SD penghapal Surat An-Naba. Foto: Daniswara/mhnews.id

Hal itu ditampakkan saat Bupati Nina menghadiri langsung Wisuda Akbar Hafalan Al-Qur’an Surat An-Naba bagi 600 pelajar SD se-eks Kawedanaan Karangampel (Juntinyuat, Karangampel, Krangkeng, Kedokan Bunder) di Desa Srengseng Kecamatan Krangkeng, Kamis (25/7/2024).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu, Caridin mengatakan, metode Kauny adalah teknik menghafal Al-Qur’an dengan gerakan yang memudahkan dalam menghafal ayat serta mengerti makna di baliknya.

Saat ini metode tersebut telah digunakan oleh seluruh SD Negeri yang ada di Kabupaten Indramayu. Metode ini dipraktekan oleh siswa setiap pagi sebagai kegiatan mengaji 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Semua SD Negeri di Indramayu telah mempraktekan metode Kauny ini. Mereka mempraktekannya setiap pagi 15 menit sebelum KBM. Kami menamakannya One Day One Ayat metode Kauny,” jelas Caridin didampingi Kasi Kesetaraan, Wasilah.

Caridin menambahkan, dengan metode Kauny maka dalam rentang waktu 1-2 bulan anak sudah bisa hapal surat An Naba dengan lancar dan paham artinya.

Bupati Nina Agustina mengatakan, dengan penerapan metode Kauny di SD Negeri yang ada di Kabupaten Indramayu ini diharapkan para pelajar menjadi generasi Qur’ani yaitu generasi yang mencintai dan mengamalkan isi dan kandungan Al-Qur’an.

“Saya benar-benar bangga dan terharu bisa menyaksikan anak-anak kita hapal Surat An-Naba. Semoga ini menjadi usaha kita dalam mewujudkan generasi Qur’ani di Indramayu,” kata Nina.

Nina Agustina menambahkan, Pemkab Indramayu melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada anggaran tahun 2024 di bulan Maret lalu sudah melatih 400 guru agama dan 400 siswa sebagai tutor untuk mengembangkan metode Kauny ini.

“Kita sudah latih guru dan siswa sebagai tutor. Nah hari ini kita saksikan hasilnya, anak-anak kita bisa hapal Surat An-Naba,” katanya.

Penulis  : Daniswara
Editor    : Wawan Idris