MHNEWS.id.- Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang mempunyai nilai dan hak kesetaraan, sejajar dengan warga lainnya, karena itu tak perlu ada diskriminasi terhadap mereka.
Bupati Nina Agustina menegaskan hal itu pada kegiatan peringatan Hari Disabilitas Internasional yang digelar Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Sosial yang dilaksanakan di aula Universitas Wiralodra, Selasa (12/12/2023).
Bupati Nina mengatakan bahwa para penyandang disabilitas juga berkedudukan sama, bahkan dapat berperan dalam pembangunan.
“Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang mempunyai kedudukan, hak, kewajiban, serta peran yang sama dengan masyarakat lainnya dalam kehidupan dan penghidupannya termasuk keterlibatan dalam pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Karena itu, ia berharap penyandang disabilitas bersatu agar dapat mencapai tujuan bersama sebagaimana tema pada kegiatan tersebut.
Adapun tema yang diangkat yaitu ‘Bersatu dalam aksi guna menyelamatkan dan mencapai pembangunan berkelanjutan untuk, dengan, dan oleh penyandang disabilitas’.
“Saya berharap penyandang disabilitas di Kabupaten Indramayu dapat saling menguatkan dan bersatu dalam mencapai tujuan tersebut,” tegasnya.
Ditegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu senantiasa perhatian terhadap para penyandang disabilitas. Buktinya, yaitu selama kurun waktu 2021-2023 telah mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk memenuhi kebutuhan dan hak mereka.
Pada tahun a,nggaran 2023, dialokasi antara lain pemberian bonus bagi penyandang disabilitas berprestasi di bidang olahraga kepada 71 orang, pemberian bantuan alat bantu disabilitas kepada 120 orang dan banyak bantuan-bantuan lainnya.
Selain dari APBD Indramayu, ada pula bantuan dari Kemensos RI tahun 2023. Bantuan tersebut, diantaranya alat bantu disabilitas kepada 239 orang, permakanan kepada 322 orang, pemenuhan kehidupan layak kepada 11 orang dan usaha ekonomi produktif kepada 33 orang.
Ia pun memberikan kabar baik, Hari Disabilitas Internasional yang baru pertama kali diperingati di Kabupaten Indramayu ini akan menjadi agenda rutin tahunan.
Kegiatan yang berkolaborasi dengan SLB-SLB dan seluruh kelompok penyandang disabilitas di Indramayu ini membawa nilai positif bagi mereka.
“Sebagai sarana untuk menampilkan berbagai kreatifistas dan mempromosikan hasil-hasil kegiatan atau usaha penyandang disabilitas dan sebagiannya,” pungkasnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Id




