MHNEWS.id.- Kuwu dan pamong desa penting untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan karena akan berimbas positif terhadap pelayanan kepada masyarakat sehingga bisa berjalan optimal.
Hal itu dikatakan Bupati Indramayu, Nina Agustina pada kegiatan pembinaan LKD dan penyerahan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi kuwu dan pamong desa yang dilaksanakan di aula Universitas Wiralodra Indramayu, Rabu (25/10/2023).
Bahkan tegas Bupati Nina, kepentingan para kuwu dan pamong desa di Kabupaten Indramayu agar menjadi peserta BPJS bersifat prioritas.
“Karena dengan adanya BPJS Ketenagakerjaan ini, bapak-ibu kuwu maupun pamong desa akan lebih tenang dan terjamin saat bekerja,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang dibiayai APBD Kabupaten Indramayu itu akan diberikan perlindungan berupa jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.
Dengan demikian, kinerja kuwu dan pamong desa dalam melayani masyarakat akan berjalan maksimal.
“Diharapkan dengan jaminan sosial ini, akan berimbas pada peningkatan rasa aman, lebih merasa terlindungi, dan kinerja jadi lebih bersemangat,” jelasnya.
Secara simbolis, Bupati Nina Agustina didampingi Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Indramayu Ersa Nababan menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan kuwu.
Selain itu, diserahkan pula santunan jaminan kematian senilai Rp 42 juta kepada ahli waris kuwu yang telah meninggal dunia.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




