MHNEWS.id.- Air mata Juman tampak berlinang lalu menetes dan perlahan membasahi kedua belah pipinya. Juman berusaha mengeringkan lelehan air matanya dengan tangannya, namun sia-sia.

Air mata itu pun tetap menetes. Namun meskipun matanya terus berkaca-kaca dan kedua belah pipinya basah akan tetapi raut wajahnya menyiratkan kebahagian dan keharuan yang tak terhingga.

Juman memang pantas berbahagia sebab rumah tua yang selama puluhan tahun ditempatinya kini layak huni. Rumahnya itu kini tidak lagi bocor ketika hujan datang, bahkan sebaliknya berdiri dengan kokoh dan indah.

Kebahagiaan Juman menjadi ‘sempurna’ ketika rumah yang baru direnovasi itu dikunjungi orang nomor satu di Indramayu, Bupati Nina Agustina, Kamis (14/9/2023).

Saat Bupati Nina tiba di rumahnya, warga Desa Ranjeng, Kecamatan Losarang ini hampir tak bisa berkata-kata. Ia termagu karena kedatangan Bupati Nina seperti mimpi. Bagi Juman, mustahil seorang Bupati mau datang ke rumah orang kecil dan papa.

Namun Bupati Nina memang datang. Bahkan jauh-jauh dari Indramayu Bupati Nina sengaja datang untuk bertemu dengan Juman.

Dengan keramahannya Bupati Nina menyapa Juman yang masih termagu dan diliputi rasa malu. Dan air matanya pun kembali menetes, membasahi pipinya ‘tuanya’.

Rumah yang ditinggali Juman memang tak akan bocor lagi saat musim hujan. Setelah dibangun lewat bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang bersumber dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Indramayu rumah Juman direnovasi.

Untuk memastikan program bantuan renovasi rutilahu itu sesuai peruntukannya, Bupati Nina Agustina meninjau langsung kediaman Juman di RT 002 RW 001 Desa Ranjeng, Kecamatan Losarang.

Bantuan rutilahu ini menjadi prioritas Bupati Nina Agustina sebagai wujud kecintaannya kepada masyarakat kurang mampu. Sudah banyak rutilahu yang direnovasi, termasuk milik Juman di Kecamatan Losarang.

Bupati Nina Agustina mengungkapkan, Juman dan keluarganya dapat tinggal di rumahnya yang kini lebih sehat, aman, dan layak untuk dihuni. Juman diharapkan dapat tinggal senyaman mungkin.

Bahkan Bupati Nina Agustina pun meminta kepada BAZNAS Indramayu agar memberikan bantuan tambahan untuk pembangunan MCK sehingga realisasi program rutilahu benar-benar layak huni.

Tak hanya sampai disitu, Bupati Nina Agustina meminta cucu yang tinggal bersama Juman untuk terus semangat belajar dan sekolah. Meskipun ekonominya yang kurang mampu cucunya dapat berkesempatan memperoleh beasiswa dari BAZNAS Indramayu.

“Harus semangat belajar, jangan sampai putus sekolah. Kita bisa masukan dalam beasiswa BAZNAS Indramayu, semoga cita-cita ke depan bisa tercapai, semisalnya jadi Polisi,” katanya.

Total bantuan rutilahu yang menjadi program prioritas Bupati Indramayu Nina Agustina di Desa Ranjeng menyasar dua warga yang kurang mampu. Masing-masing bantuan rutilahu sebesar Rp 10.000.000,00.

Bupati Nina Agustina juga mengunjungi penerima bantuan renovasi rutilahu lainnya, yaitu Siti Konaah dan Sonah. Pada kesempatan itu Bupati Nina juga menyerahkan bantuan sosial serta perlengkapan tidur.

“Semoga bantuan sosialnya bermanfaat untuk keluarga, kita datangkan perlengkapan tidur juga, semoga memberikan kenyamanan,” ujar Bupati Nina kepada Sonah.

Di tempat yang sama, Ketua BAZNAS Indramayu, Asfuri menjelaskan bahwa pihaknya akan selalu mensuport program Bupati Nina Agustina, salah satunya yang jadi prioritas adalah program Rutilahu.

“Program prioritas Bupati Nina adalah bagaimana masyarakat Indramayu memiliki rumah layak huni. Jadi kami dari BAZNAS Indramayu membantu program yang mulia ini sehingga masyarakat Indramayu bisa menikmati tinggal di rumah yang layak huni,” pungkasnya.

Penulis  : Toyib
Editor    : Wawan Idris