MHNEWS.id.- Kepedulian atay apresiasi Bupati Indramayu, Nina Agustina terhadap pelestarian, keberlangsungan, dan pengembangan seni dan budaya di Kota Mangga tidak diragukan lagi.
Hal ini terbukti dari pengakuan masyarakat luas, terutama kalangan seniman dan budayawan. Mereka mengakui Bupati Nina memiliki keseriusan untuk mempromosikan aset daerah berupa seni dan budaya yang telah memperoleh pengakuan baik dari pemerintah maupun pihak lainnya.
Saat ini Bupati Nina akan mempromosikan Batik Tulis Complongan Indramayu yang telah mendapatkan sertifikat indikasi geografis dari Kemenkumham RI. Promosi dilakukan pada event Galeri Batik Nusantara (GBN) pada 2-6 Agustus 2023 oleh Yayasan Batik Indonesia (YBI).
Bupati Nina Agustina pun sangat mengapresiasi perhatian YBI yang turut mempromosikan batik dari berbagai daerah khususnya di Kabupaten Indramayu dalam event nasional tersebut.
“Terima kasih YBI memberikan apresiasi dan perhatian untuk Batik Complongan Indramayu, kesempatan yang luar biasa kita memperkenalkan batik dari Indramayu,” kata Bupati Nina saat menyambut hangat pertemuan YBI di Pendopo Indramayu, Senin (12/6/2023).
Bupati Nina berharap, dengan keikutsertaan Batik Tulis Complongan Indramayu pada event GBN dapat memberikan dampak yang positif untuk Kabupaten Indramayu.
“Saya sangat berharap aset berharga ini bisa dikenal lebih luas lagi kepada masyarakat Indonesia, jadi masyarakat bisa tau ini batik Camplongan dari Kabupaten Indramayu,” harapannya.
Tak banyak diketahui Batik Tulis Complongan Indramayu dalam pembuatannya memiliki teknik yang sangat unik. Yakni para pengrajin ketika membatik dengan cara melubangi kain menggunakan jarum hingga membentuk motif dan memiliki ciri khas warna alami.
Adapun istilah Complongan memang berasal dari bahasa Indramayu yang artinya melubangi. Pada proses pewarnaan kain batik nantinya, lubang halus yang ada di kain tersebut akan hilang.
Penulis : Toyib
Editor : Wawan Idris




