MHNEWS.id.- Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina dalam berbagai kesempatan menegaskan, kesejahteraan nelayan Indramayu harus ditingkatkan terutama para nelayan kecil dan buruh nelayan.

Pemberdayaan terhadap pelaku perikanan akan terus ditingkatkan oleh Pemkab Indramayu, pasalnya Kabupaten Indramayu menjadi kontributor sektor perikanan terbesar di Jawa Barat.

Merespon Bupati Nina tersebut, Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) terus meningkatkan Hibah Alat Penangkapan Ikan (API) kepada para nelayan di Kabupaten Indramayu itu.

Grafik capaian program hibah API Kabupaten Indramayu. Foto: dok. Dinas Perikanan dan Kelautan Indramayu.

Sejak dipimpin Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina keberpihakan terhadap nelayan semakin mendapatkan perhatian yang serius bahkan setiap tahun terus mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi menjelaskan, sektor perikanan dan kelautan merupakan sektor perioritas untuk terus dikembangkan di bawah kepemimpinan Bupati Hj. Nina Agustina.

Sejak tahun 2021 hibah API dari APBD Kabupaten Indramayu tercatat hanya 2 bantuan untuk jaring rampus sedangkan dari DAK tercatat sebanyak 23 paket jaring rampus.

Kemudian pada tahun 2022 jumlahnya mengalami kenaikan, APBD mengalokasikan hibah sebanyak 80 unit yaitu berupa bubu rajungan 20 unit dan bubu ikan 60 unit. Sedangkan dari DAK sebanyak 1.380 unit berupa GPS sebanyak 20 unit dan bubu ikan sebanyak 1.360 unit.

Penyerahan bantuan sarana penangkapan ikN tahun 2023. Foto: dok. Dinas Perikanan dan Kelautan Indramayu

Selanjutnya pada tahun 2023 ini hibah API jumlahnya semakin meningkat. Hibah API yang bersumber dari APBD sebanyak 1.350 unit berupa bubu ikan sebanyak 516 unit, jaring nylon 390 unit, dan jaring rampus sebanyak 424 unit.

Terdapat pula hibah bubu rajungan sebanyak 1.400 paket yang bersumber dari APBD.

Pada tahun 2023 ini hibah dari DAK juga menyalurkan 150 paket, yaitu berupa jaring rajungan 4 inch sebanyak 75 paket, jaring rampus 3 inch sebanyak 55 paket, jaring rampus 2 inch sebanyak 8 paket, dan jaring nylon 3,5 inch sebanyak 12 paket.

Edi menambahkan, hibah alat penangkapan ikan ini sangat membantu para nelayan kecil di Kabupaten Indramayu.

Dengan hibah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tangkapan perikanan oleh para nelayan sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan untuk kesejahteraan nelayan Kabupaten Indramayu.

“Ini menjadi cita-cita mulia Bupati Indramayu agar kualitas tangkapan nelayan Indramayu semakin membaik,” ujarnya kepada MHNEWS.id, Selasa (19/12/2023).

“Ini tentu saja akan berdampak pada peningkatan pendapatan nelayan yang akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan sesuai dengan Visi Indramayu Bermartabat,” sambung Edi. (Adv)