MHNEWS.id.- Para bidan yang tergabung dalam Pengurus Cabang (PC) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Indramayu siap melaksanakan tugas-tugas di masyarakat yang menjadi kewenangannya.

Tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang melekat pada bidan yaitu tak lepas dari persoalan kehamilan, persalinan, dan maternal atau yang berhubungan dengan ibu.

Hal itu diungkapkan Ketua PC IBI Kabupaten Indramayu Hj. Tasiroh pada momen perayaan HUT ke-72 IBI di aula Universitas Wiralodra Indramayu, Kamis (19/10/2023).

“Sesuai dengan tupoksi dan kewenangan kita sebagai bidan, kita harus selalu siap, karena bidan itu merupakan garda terdepan,” kata Tasiroh.

Pihaknya juga mendukung program-program Pemerintah Kabupaten Indramayu seperti menurunkan angka kematian ibu dan angka kematian bayi serta stunting di Kabupaten Indramayu.

Sinergitas akan dijalin dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk melahirkan generasi masa depan yang unggul dengan mengawal sejak masa kehamilan, persalinan hingga perawatan bayi yang telah lahir.

“IBI selalu selalu siap, salah satunya di saat ada kehamilan, IBI ada. Di saat persalinan tentu IBI juga selalu ada, sampai pada bayi baru lahir. Ibaratnya, di mana ada ibu atau wanita (hamil/persalinan) di situ ada ibu bidan,” tegasnya.

Dikatakan, PC IBI Kabupaten Indramayu telah berkegiatan sebagai refleksi HUT ke-72. Kegiatan dimaksud yaitu seperti santunan, dukungan kepada sejumlah desa dalam upaya menekan stunting, workshop bagi ibu hamil dan lain sebagainya.

“Workshop ibu hamil, khususnya ibu hamil resti (resiko tinggi) yang KEK (kekurangan energi kronis). Salah satunya yang berdampak akan melahirkan bayi-bayi yang stunting,” ujar Tasiroh.

“Tetapi dengan mengikuti workshop kemarin, diharapkan salah satunya bisa menekan terjadinya bayi lahir dengan stunting,” imbuhnya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris