MHNEWS.id.- Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Indramayu selain bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu juga memastikan gerbongnya sesuai sesuai arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Hal itu dikatakan Ketua IDI Cabang Kabupaten Indramayu, dr. Deden Bonni Koswara, M.M. usai dilantik untuk menggawangi organisasi profesi tersebut di periode keduanya 2022-2025.

“Kita menuju transformasi kesehatan sesuai dengan arah kebijakan dari Kementerian Kesehatan,” kata Deden di hotel Trisula Indramayu, Rabu (7/6/2023).

Dengan demikian, pihaknya berupaya dapat segera menurunkan angka stunting serta angka kematian ibu dan bayi. Angka stunting di Indramayu yang sempat naik-turun perlu terus ditekan dengan menjalankan Visi dan Misi Indramayu Bermartabat serta komitmen IDI Indramayu.

“Kemarin angka stunting kita sudah di angka 14 persen, kemudian terjadi lonjakan lagi menjadi angka 21,” ungkapnya.

“Tapi kita akan terus berusaha dengan visi-misi yang ibu Bupati jalankan dan juga komitmen dari IDI Indramayu, khususnya supaya angka stunting semakin menurun juga sesuai dengan target dari pemerintah pusat yaitu di bawah 14 persen,” tambahnya.

Ia menyebut selain bersinergi dengan pemerintah yang merupakan keharusan, juga akan mendukung aksi-aksi nyata seperti menjadi orang tua asuh anak stunting dan lain sebagainya. Tak ketinggalan pihaknya akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bayi stunting.

“Untuk menuju itu semua, kami berpesan kepada anggota IDI supaya tetap solid, tetap semangat, kita bersatu terutama untuk pelayanan bagi masyarakat dan selanjutnya kita terus mengedukasi masyarakat dalam upaya promotif dan preventif, tidak hanya kuratif saja,” pungkasnya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris