MHNEWS.id.- Lomba desa yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Indramayu tahun 2024 kini memasuki tahap penilaian administrasi untuk penentuan juara.

Beberapa waktu lalu, tim penilai desa dari DPMD bersama dengan unsur perangkat daerah terkait telah berkunjung ke setiap desa guna mengevaluasi serta memeriksa aspek administrasi.

Administrasi yang diperiksa selama ini dilaksanakan oleh pemerintah desa setempat sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa Kelurahan.

Dari hasil penilaian administrasi tersebut, tim penilai berhasil mengantongi nama-nama desa yang menjadi juara dalam tahap penilaian administrasi.

Sekretaris DPMD Indramayu, Suyitno didampingi Kepala Bidang Pemerintahan Desa, A. Sulaeman menjelaskan dalam rapat pleno penilaian administrasi Lomba Desa tingkat Kabupaten yang berlangsung di Aula Rapat DPMD, Senin (6/5/2024).

Suyitno menjelaskan, masing-masing tim penilai yang diterjunkan ke setiap desa telah memaparkan hasil penilaiannya dihadapan peserta rapat pleno yang terdiri berbagai unsur termasuk kepala bidang dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Selain itu ada juga dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, TP PKK dan TAPM Kabupaten Indramayu.

Berdasarkan hasil rapat pleno tersebut, Suyitno menyebut terdapat lima Desa yang menjadi juara dalam tahap penilaian administrasi.

Kelima desa tersebut juga memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahap berikutnya, yakni Desa Nunuk, Kecamatan Lelea, Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, serta Desa Telukagung, Kecamatan Indramayu.

Kemudian, 2 desa lainnya yang menjadi juara dalam penilaian administrasi yakni Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang dan Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung.

“Dalam rapat pleno ini, tim penilai telah memaparkan hasil penilaiannya dan sudah diperoleh lima desa yang menjadi juara pada tahap penilaian administrasi dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya,” ungkap Suyitno.

Bahkan, Suyitno mengatakan tak hanya hasil penilaian dari tim penilai yang menjadi fokus bahasan dalam rapat pleno, melainkan juga membahas mengenai potensi dan inovasi yang dimiliki oleh masing-masing desa.

Baik potensi maupun inovasi itu akan memberikan umpan balik terhadap kekurangan dan kelebihan desa, serta memperkuat aspek potensi dan inovasi desa sebagai bahan penilaian.

Suyitno berharap, lahirnya para juara tersebut merupakan sebuah langkah awal yang sangat positif menuju kemajuan dan peningkatan kualitas desa di Kabupaten Indramayu sehingga tranformasi desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan pembangunan dapat tercapai.

“Selamat kepada desa-desa yang berhasil menjadi juara, semoga ini merupakan awal yang baik untuk peningkatan kualitas desa,” pungkasnya.

Penulis  : Daniswara
Editor    : Wawan Idris