MHNEWS.id.- Bupati Indramayu, Nina Agustina secara simbolis melepas penyaluran cadangan pangan pemerintah untuk bantuan pangan tahun 2023.

Penglepasan tersebut ditandai dengan diberangkatkannya armada pengangkut bantuan pangan dari gudang Bulog Pekandangan, Indramayu, Kamis (14/9/2023).

Secara simbolis juga Bupati Nina Agustina beserta Forkopimda pihak Bulog dan Bank Indonesia menyerahkan bantuan pangan kepada perwakilan keluarga penerima manfaat (KPM) dari bantuan tersebut.

Bupati Nina Agustina mengatakan pemerintah memperhatikan dan menjamin pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Salah satu upaya untuk meningkatkan akses pangan bagi masyarakat diantaranya melalui pemberian bantuan pangan yang bersumber dari cadangan pangan pemerintah.

“Tujuan penyaluran cadangan pangan pemerintah yang diselenggarakan hari ini sebagai upaya untuk menangani kerawanan pangan, kemiskinan, stunting dan gizi buruk, keadaan darurat, melindungi produsen dan konsumen serta mengendalikan inflasi,” jelas Nina.

Ia menyebut berdasarkan data Bank Indonesia bahwa salah satu di antara komoditas penyumbang inflasi terbesar adalah beras.

Secara khusus, penyebab kenaikan inflasi beras disebabkan oleh kenaikan harga gabah, baik gabah kering giling ataupun gabah kering panen. Sementara itu, jumlah produksi beras saat ini relatif terbatas karena sudah melewati masa panen pada Juli lalu.

“Kenaikan harga beras perlu dimitigasi terutama di tengah musim kemarau panjang, Elnino, yang berpotensi mengganggu produktivitas padi.

Karena itu, tambahnya, melalui Perum Bulog yang bersinergi dengan perangkat daerah yang membidangi urusan pangan, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa akan melaksanakan penyaluran bantuan pangan dari pemerintah pusat untuk kategori masyarakat yang membutuhkan.

“Masyarakat dimaksud terdiri dari keluarga yang mengalami rawan pangan, miskin, stunting dan gizi buruk, terkena dampak keadaan darurat, fluktuasi harga, dan dampak inflasi,” sebutnya.

Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Indramayu senantiasa berupaya maksimal dalam mencukupi kebutuhan pangan masyarakat dan penyaluran bantuan ini menjadi salah satu dari banyak langkah pemerintah untuk memastikan kesejahteraan bersama.

Ia juga berpesan kepada para camat dan kuwu untuk menyukseskan penyaluran bantuan pangan ini agar tepat data dan tepat sasaran.

Para camat dengan Forkopimcamnya harus memantau dan berkoordinasi dengan para kuwu, yang kemudian ketika bantuan pangan sudah sampai di tingkat desa agar turut memfasilitasi dan berkoordinasi dengan petugas penyalur dari PT Pos.

“Semoga penyaluran bantuan pangan ini dapat menanggulangi kekurangan pangan, gejolak harga pangan dan keadaan darurat lainnya sehingga masyarakat Indramayu lebih sejahtera untuk Indramayu Bermartabat,” tuturnya.

Sebagai informasi, dalam satu tahun ini penyaluran cadangan pangan pemerintah dilakukan dua tahap. Tahap pertama telah disalurkan pada April-Juni 2023. Untuk tahap dua disalurkan pada September-November 2023).

Adapun jenis pangan yang disalurkan berupa beras sebanyak 10 kilogram per KPM. Bantuan pangan yang disalurkan kepada penerima bantuan pada tahap satu sebanyak 261.137 KPM.

Dan untuk saat ini, pada tahap dua sebanyak 227.432 KPM dengan total beras dari dua tahap tersebut yaitu 14.657 ton.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris