MHNEWS.id.- Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin menghadiri rapat paripurna peringatan Hari Jadi ke-496 Indramayu di gedung DPRD setempat, Sabtu (7/10/2023).

Dalam sambutannya, Bey Machmudin mewanti-mewanti untuk mewaspadai dampak kemarau berkepanjangan yang disebabkan fenomena El-Nino. Hal itu berdampak buruk, terutama Kabupaten Indramayu yang mayoritas masyarakatnya bergantung di bidang pertanian.

“Bencana kekeringan tidak dapat kita hindari dan berdampak langsung, baik kepada masyarakat maupun pada sektor pertanian,” katanya.

Bey juga berbicara soal sampah yang tak boleh dianggap sepele. Menurutnya, permasalahan sampah harus dimulai dari hulunya, yaitu pemilahan sampah agar beban TPA akan berkurang.

“Tentunya pengolahan sampah ini nanti akan dibangun Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Cirebon Raya di wilayah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, dan Kabupaten Indramayu yang saat ini masih terus berproses,” ucapnya.

Ia juga berpesan kepada para pimpinan penyelenggara pemerintahan serta pemangku kepentingan untuk proaktif, bekerja keras dan inovatif serta kolaboratif dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat.

“Sehingga hal-hal yang menjadi perhatian kita dan menjadi tataran kita, termasuk penurunan angka stunting dan tingkat kemiskinan agar dapat segera diatasi dan ditangani bersama,” pungkasnya.

Penulis: Rohman