MHNEWS.id.- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) merupakan lembaga netral akan tetapi berfungsi menjadi wadah pemuda-pemuda yang tak lain insan politik.
Karenanya sebagai individunya pengurus maupun anggota KNPI tidak dilarang berpihak kepada politik tertentu. Kalau Anggota KNPI-nya tidak aktif di politik, apalagi anak muda yang lain.
Hal itu dikatakan Ketua KNPI Jawa Barat Ridwansyah Yusuf Achmad menjawab pertanyaan wartawan tentang KNPI menghadapi Pemilu 2024.
“Wajib memilih, wajib memihak sebagai individu, wajib mendukung. Karena kalau anggota KNPI-nya nggak aktif di politik, apalagi anak muda yang lain,” katanya, pada kesempatan pelantikan DPD KNPI Kabupaten Indramayu di gedung DPRD setempat, Sabtu (20/1/2024).
Pada dasarnya, jelasnya, KNPI menjadi laboratorium pendidikan politik generasi muda. “Konflil politik di KNPI bukan konflik politik pakai perasaan atau baperan, tapi yang mendewasakan,” tambahnya.
Menurutnya, kondisi tersebut yang membuat asik di KNPI. Meskipun bendera partai yang berbeda dan calon presiden tak sama, namun tetap menjaga kebersamaan.
“Jadi, wajib aktif di politik, wajib berkontribusi. Pilih yang sesuai dengan isi hati atau nilai yang memang diperjuangkan,” tegasnya.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




