MHNEWS.id.- Para Kuwu (Kepala Desa) se-Kecamatan Kedokan Bunder dituntut memiliki kemampuan public speaking, kepemimpinan, dan percaya diri dalam menjalankan pemerintahan di desanya.

Kemampuan itu harus dimiliki para kuwu karena para pemimpin di desa tersebut senantiasa berinteraksi, berkomunikasi, membangun relasi, dan bertemu dengan masyarakat juga pihak lainnya.

Ternyata ada trik yang dilakukan Camat Kedokan Bunder, Atang Suwandi, S.S.T.P., M.Si. dalam meningkatkan kemampuan para kuwu tersebut. Para kuwu secara bergantian ‘dipaksa’ menjadi pembina apel pagi setiap hari Senin.

Menurut Atang, dengan menjadi pembina apel pagi para kuwu dipupuk untuk memiliki sikap kepemimpinan dan rasa percaya diri yang tinggi. Bukan hanya itu, kuwu juga harus memiliki kemampuan berbicara di hadapan peserta apel atau public speaking.

“Kita agendakan para kuwu ini menjadi pembina apel setiap Senin pagi. Dengan langkah ini semoga rasa percaya diri mereka semakin meningkat melalui public speaking yang terus dilatih,” kata Atang kepada MHNEWS.id, Selasa (14/3/2023).

Dari 7 Kuwu yang ada di Kecamatan Kedokan Bunder, 4 Kuwu telah menjadi pembina apel pagi yakni Kuwu Kedokanagung, Budi Jumhana, Kuwu Kedokanbunder, Muhammad Waskim, Kuwu Kedokanbunder Wetan, H. Khamdan, dan Kuwu Kaplongan, Arifin.

Kuwu Kedokanbunder, Muhammad Waskim yang sudah kebagian menjadi pembina apel mengatakan, awalnya merasa grogi menjadi pembina apel bagi para ASN dan pamong desa yang ada di Kecamatan Kedokan Bunder.

Namun dari apel pagi tiap Senin tersebut, dirinya memperhatikan dan mengamati bagaimana cara orang lain dalam menjadi pembina apel. Waskim mengaku selalu memperhatikan dan mengambil pelajaran dari setiap pembina apel.

“Jujur awalnya saya grogi, kan peserta apelnya ada Pak Camat, para Kasi, ASN, dan kuwu. Tapi setelah itu menjadi biasa. Dan mudah-mudahan cara berbicara saya juga semakin baik,” kata Waskim.

Penulis  : Daniswara
Editor    : Wawan Idris