MHNEWS.id.- Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, Bambang Hermanto (Baher) mengaku selalu memperjuangkan aspirasi masyarakat Indramayu bagian barat yang menginginkan pemekaran Kabupaten Indramayu.

Dikatakan, di forum-forum di DPR RI yang membahas otonomi daerah atau tentang pemekaran daerah Bambang selalu menyuarakan aspirasi masyarakat Indramayu Barat.

Namun, ia juga menggarisbawahi bahwa di parlemen itu menganut keputusan bersama, sehingga perlu kesabaran menuju tercapainya keinginan pemekaran tersebut.

“Tapi keputusan di DPR itu adalah keputusan kolektif kolegial, artinya kita tidak bisa memutuskan sesuatu tanpa kesepakatan bersama,” kata Baher usai kegiatan silaturahmi dan diskusi publik anggota DPR RI bersama Panitia Pembentukan Kabupaten Indramayu Barat (PPKIB) di salah satu tempat di Indramayu, Kamis (4/5/2023).

Sebagai wakil rakyat asal daerah pemilihan Indramayu, ia akan berupaya untuk sampai pada terjadinya pemekaran Indramayu Barat.

Kondisi saat ini tentang usulan pemekaran Indramayu Barat yang telah sampai di meja Mendagri itu masih terjegal oleh moratorium pemekaran daerah oleh pemerintah pusat.

“Tentu saya terus menyuarakan aspirasi dari masyarakat Indramayu Barat ini untuk bagaimana caranya mendorong pemerintah agar segera mencabut moratorium dan harapannya pemekaran Indramayu Barat menjadi satu kabupaten yang definitif,” harapnya.

Ketua PPKIB, Sukamto mengatakan saat ini menjadi momen yang baik untuk menyemangati masyarakat Indramayu Barat menuju pemekaran wilayah. Terlebih tujuan pemerkaran belum selesai dan akan terus diperjuangkan meski harus melewati kurun waktu yang cukup lama.

“Tidak ada kata menyerah, kita lanjutkan perjuangan ini karena kita sudah punya keyakinan bahwa di tahun politik ini insya Allah momentum yang sangat monumental ini kita akan manfaatkan sebaik-baiknya,” ucap Sukamto.

Untuk segera mewujudkan cita-cita dan perjuangan masyarakat Indramayu Barat bahkan, ia mengaku akan mendesak eksekutif dan legislatif di tingkat pusat untuk percepatan pemekaran daerah.

Ditegaskan Sukamto, pihaknya akan membawa masyarakat Indramayu Barat bersama-sama dengan tujuh CDPOB (calon daerah persiapan otonomi baru) di Jawa Barat untuk menggeruduk pemerintah pusat, legislatif pusat, yaitu DPR RI Komisi II, dan Mendagri.

“In syaallah kalau memang mengizinkan kita akan unjuk rasa ke pemerintah pusat yaitu di istana,” katanya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris