MHNEWS.id.- Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Indramayu, Akhmad Mujani Nur, mendesak institusi berwenang menindak tegas oknum yang mengakibatkan nelayan Desa Singarja tak bisa membeli solar subsidi.
Gara-gara para nelayan tidak bisa membeli solar subsidi meraka sudah lima hari tak melaut. Hal ini berdampak terhadap keberlangsungan perekonimian, khususnya dalam memenuhi kebutuhan keluarga.
“Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan segera melakukan langkah-langkah konkret. Pertamina juga harus segera mencarikan solusi untuk mengatasi persoalan serius ini,” tegas Akhmad Mujani Nur kepada MHNEWS.id, Kamis (4/5/2023).
Ditambahkan Mujani, institusi tersebut agar memberi tindakan tegas kepada para oknum-oknum atau pelaku-pelaku yang membuat mereka (nelayan) menjadi korban, yaitu tidak bolehnya membeli bahan bakar minyak jenis solar ini.
Demikian juga, katanya, aparat penegak hukum dan Pertamina mesti menindak tegas dan memberi sanksi kepada stasiun pengisisan bahan bakar umum (SPBU) yang membandel yang melarang nelayan membeli BBM jenis solar subsidi.

surat rekomendasi pembelian solar subsidi. Foto: Rohman/mhnews.id
Karena menurutnya, para nelayan telah memuhi syarat untuk dapat membeli solar subsidi, seperti kelangkapan surat rekomendasi maupun barcode dari instansi terkait.
“Seandainya ini tidak segera dilakukan, maka kami Fraksi PKB akan memanggil Pertamina, memanggil dinas Kelautan, dan SPBU yang melarang para nelayan kecil untuk membeli bahan bakar minyak jenis solar,” ujarnya.
Ia menuturkan para nelayan tidak muluk-muluk hanya menginginkan diperbolehkannya membeli bahan bakar untuk perahu mereka.
“Tuntutan para nelayan ini sederhana, yang penting tidak dilarang membeli bahan bakar minyak jenis solar untuk nelayan. Tuntutannya cuma itu,” ujar Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Indramayu ini.
Seperti diketahui, sekitar 50 lebih nelayan Desa Singaraja mengadukan permasalahan yang dialaminya itu dengan mendatangi kediaman Ketua F-PKB, Akhmad Mujani Nur, Rabu (3/5/2023) malam.
Nelayan Desa Singaraja memohon kepada pemerintah dan Pertamina untuk secepatnya memperbolehkan membeli solar subsidi. Selama ini sudah lima hari tidak bisa melaut karena tidak diperbolehkan membeli solar di pom bensin.
“Kami mohon dan secepatnya untuk Pertamina para nelayan bisa kembali membeli solar subsidi, agar bisa secepatnya ke laut,” ucap perwakilan nelayan.
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




