MHNEWS.id.- Literasi digital penting diberikan kepada masyarakat. Hal itu untuk memagari masyarakat agar tak melenceng dalam memanfaatkan digitalisasi.

Era serba digital yang mayoritas masyarakat telah masuk ke dalamnya, patut diantisipasi dampak negatifnya. Sebab, digitalisasi terdapat dua sisi baik dan buruk.

Hal itu dikatakan Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Dadang Oce Iskandar pada kesempatan akhir kegiatan Indramayu Fiesta bertema ‘Cakap Digital Menuju Indramayu Bermartabat’ di Sport Center Indramayu, Minggu (23/6/2024) malam.

Ia pun berpesan agar masyarakat mewaspadai dunia digital yang dapat menjerumuskan kepada hal negatif jika tak cakap memanfaatkannya.

“Digital itu pada satu sisi memang memberikan manfaat yang luar biasa. Tapi pada sisi lain kalau kita tidak pandai memanfaatkannya, ini akan menciptakan petaka,” kata pria yang akrab dipanggil Oce ini.

Karena itu, ia menilai sebuah keniscayaan pemerintah memberikan literasi digital kepada masyarakat. Menurutnya, melalui kegiatan yang dikemas dalam Indramayu Fiesta merupakan upaya menyelamatkan bangsa dari dampak negatif digitalisasi.

“Sehingga bangsa kita menjadi cerdas untuk memanfaatkan digital secara positif, sekaligus cerdas pula untuk menangkal dampak negatifnya” jelasnya.

Dikatakan, Indramayu Fiesta yang diselenggarakan Kemenkominfo RI itu cukup mengena pada tujuannya dengan rangkaian acara dari pagi hingga malam hari.

Antara lain, diisi acara senam pagi, pemberian literasi kepada pelajar SD dan SMP, talkshow tentang literasi digital dan hiburan utama konser musik Band Armada sebagai penarik generasi z.

“Acara ini sukses bisa sampai pada tujuannya. Dan yang paling penting kita bisa melaksanakannya dengan tertib aman dan damai,” pungkasnya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris