MHNEWS.id.- Partai Buruh Kabupaten Indramayu berunjuk rasa bersama massa gabungan serikat buruh Indramayu dan serikat petani serta kelas pekerja lainnya pada hari buruh sedunia.
Unjuk rasa (unras) mereka menyambangi tiga tempat, yakni Kantor Badan Pertanahan Nasional, gedung DPRD, dan Pendopo Kantor Bupati Indramayu, Senin (1/5/2023).
Ketua Partai Buruh Indramayu, Andi Kusmayadi, mengatakan aksinya tersebut untuk menuntut perubahan nasib kaum buruh Indonesia menuju buruh dan rakyat yang sejahtera.
“Untuk meningkatkan kesejahteraan kaum buruh meliputi jam kerja dan istrahat buruh, upah layak, kerja layak, jaminan sosial dan hak kesejahteraan buruh lainnya,” katanya.
Disebutkannya, sejumlah tuntutan yang disuarakan pada kesempatan unras di hari buruh internasional yang jatuh setiap 1 Mei atau May Day itu. Beberapa tuntutannya, yaitu:
1. Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja.
2. Cabut Parliamentary Treshold 4 persen dan Presidential Treshold 20 persen karena membahayakan demokerasi.
3. Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga.
4. Tolak RUU Kesehatan.
5. Reforma Agraria dan kedaulatan pangan, tolak bank tanah, tolak impor beras, kedelai, dan sebagainya.
6. Pilih Capres yang pro buruh dan kelas pekerja.
7. Deklarasi HOSTUM (hapus outsourcing tolak upah murah).
Penulis : Rohman
Editor : Wawan Idris




