MHNEWS.id.- Sebanyak 30 dari 107 calon Paskibraka Kabupaten Indramayu tahun 2023 telah lolos penilaian seleksi melalui Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia.

Kemudian dari 30 tersebut diambil empat orang atau dua pasang laki-laki dan perempuan dikirim sebagai perwakilan Kabupaten Indramayu untuk mengikuti seleksi di tingkat provinsi.

Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Indramayu, Drs. Dadang Oce Iskandar melalui Kepala Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Ketahanan Ekonomi, Soimalia Mahar, mengatakan tahun ini diharapkan Indramayu lolos ke tingkat nasional.

“Mudah-mudahan Indramayu nanti lolos seleksi di tingkat provinsi, masuk ke tingkat nasional. Untuk memecahkan dalam kurun 20 tahun terakhir Indramayu tidak pernah tampil di tingkat nasional,” ujarnya, Kamis (6/4/2023).

Ia mengakui seleksi Paskibraka sangat ketat, terlebih untuk menuju tingkat nasional. Karena selain peserta harus memenuhi syarat dan ketentuan secara fisik, juga harus menguasai pengetahuan wawasan kebangsaan.

“Harapan ke depannya para pembina dan pembimbing Paskibraka supaya ada strategi baru bagaimana cara meningkatkan kapasitas anak-anak dalam pemberian wawasan kebangsaannya di sekolahnya masing-masing tuh lebih banyak, lebih diprioritaskan,” ucapnya.

Dikatakan, seleksi Paskibraka pada tahap wawasan kebangsaan menjadi tahapan yang benar-benar menyaring peserta. Sebab pada tahap tersebut banyak peserta berguguran di tengah jalan.

Hal ini bisa menjadi masukan bagi Indramayu untuk ke depan mempersiapkan sumber daya manusia dengan tingkat wawasan kebangsaan yang memadai.

Ia juga mengaku pihaknya telah turut memberikan asupan mengenai wawasan kebangsaan kepada para pelajar. Tak hanya untuk mempersiapkan siswa dalam seleksi Paskibraka, tapi juga menanamkan jiwa nasionalisme kepada kalangan pelajar.

“Sehingga mereka tidak sebatas Paskibraka, tetapi bagaimana dia menjadi generasi yang tangguh, pemimpin-pemimpin bangsa yang punya dasar ideologi wawasan kebangsaan yang bagus, sehingga bisa ditularkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris