MHNEWS.id.- Kegigihan Kelompok Bina Balung Sejahtera (BBS) dalam mengembangkan produksi pakan dan peternakan ikan lele mendapat apresiasi dari Bupati Indramayu, Nina Agustina.

Kelompok BBS yang berada di Blok Dukuh, Desa Kenanga, Kecamatan Sindang ini dikunjungi Bupati Nina Agustina, Rabu (31/5/2023). Dikatakan Bupati, pakan ikan lele yang dibuat secara mandiri oleh Kelompok BBS memiliki keutamaan gizi yang tinggi dan telah tersertifikasi.

“Terutama terkait masalah pakannya tadi luar biasa, karena memiliki gizi 32 persen dan sudah tersertifikasi. Ini yang dinamakan bersinergi untuk Indramayu lebih baik lagi,” katanya.

Bupati Nina kunjungi lokasi pembuatan pakan lele di Desa Kenanga. Foto: Diskominfo

Bupati Nina berharap, adanya peternakan ikan lele di Desa Kenanga dan diproduksinya pakan lele yang secara mandiri menjadi kelebihan dan prestasi Kelompok BBS. Untuk lebih berkembang lagi diharapkan Kelompok BBS terus menjalin sinergitas dengan pemerintah.

“Kita ingin semuanya bersinergi untuk membangun Kabupaten Indramayu dari semua unsur seperti pemerintahan dan masyarakatnya, biar kita semua bisa membawa nama Indramayu lebih baik lagi,” harapannya.

Ikan lele menjadi komoditas unggulan Kabupaten Indramayu. Produksinya banyak dibeli para pemilik rumah makan, khususnya pecel lele. Maka sudah seharunya perekonomian Kota Mangga lebih baik melalui semakin banyaknya pedagang ikan lele khas Indramayu.

“Karena lele ini menjadi kebutuhan masyarakat dan didapat dari Indramayu. Kita ingin nanti tumbuh banyak pedagang Pecel Lele Indramayu. Karenanya kita harus bangga menjadi Wong Indramayu,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi mengatakan, dari 99 Program Prioritas Bupati Indramayu, 14 diantaranya untuk mendukung pembangunan sektor perikanan dan kelautan.

Sehingga diharapkan, melalui akselerasi program Pemerintah Kabupaten Indramayu pada sektor perikanan, keberadaan Desa Kenanga menjadi daerah yang terintegrasi baik kawasan usaha maupun kawasan budidaya serta terbaik nasional.

Kawasan Kenanga ini memiliki ikon kerupuk dan terkenal secara nasional, sehingga melalui kesempatan ini kawasan kenanga bisa betul-betul berkontribusi untuk pendapatan masyarakat dan peningkatan pembangunan di Kabupaten Indramayu.

“Termasuk Kelompok BBS yang turut andil terwujudnya pembangunan sektor perikanan melalui keberhasilannya memproduksi 400 ton ikan setiap tahun dengan nilai 6 hingga 7 miliar,” ujarnya.

Penulis  : Toyib
Editor    : Wawan Idris