MHNEWS.id.- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan stok dan penyaluran LPG 3 Kg melalui agen dan pangkalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Cirebon lancar.
Untuk memastikan penyaluran LPG 3 Kg sesuai aturan dan kuota yang ditetapkan pemerintah, Sales Area Manager Cirebon, Rainier Axel Siegfried Parlindungan Gultom dan Tim Sales Branch Manager (SBM) rutin melakukan inspeksi mendadak.
Selain itu, papar Rainer, pihaknya juga melakukan kunjungan ke beberapa pangkalan di wilayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan (CiAyuMajaKuning).
“Masyarakat di wilayah CiAyuMajaKuning tidak perlu panic buying LPG, termasuk LPG 3 Kg, karena stok saat ini masih sesuai proyeksi Pertamina sehingga aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” jamin Rainer.
Pertamina memastikan bahwa penyaluran LPG khususnya LPG 3Kg baik yang melalui agen maupun pangkalan aman. Penyaluran LPG di wilayah CiAyuMajaKuning didistribukikan oleh 19 SPBE LPG ,142 Agen LPG, dan 8.609 pangkalan.
“Pada bulan Juli ini realisasi untuk Ciayumajakuning 745 MT/day atau setara 248.000 tabung perhari.” imbuh Rainer.
Hal yang sama dikatakan anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Hermanto. Ia menyatakan saat ini stok dan distribusi LPG non subsidi maupun LPG 3 Kg masih terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat miskin.
Pertamina Patra Niaga Sales Area Cirebon bergerak dengan sangat cepat untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat khususnya yang tidak mampu terpenuhi.
“Untuk industri seperti Hotel, Restoran dan Cafe, harus menggunakan LPG Non Subsidi. Karena LPG 3 Kg merupakan hak masyarakat yang tidak mampu, bukan untuk kepentingan industri” tambah Bambang.
Selain memastikan ketersediaan LPG, Pertamina juga menghimbau masyarakat untuk membeli LPG non Subsidi maupun LPG 3 Kg di pangkalan resmi Pertamina.
Membeli di pangkalan resmi, selain untuk menjamin harga yang sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah daerah setempat, masyarakat juga dipastikan mendapatkan LPG yang terjamin kualitasnya.
Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Regional JBB, Eko Kristiawan menghimbau kepada masyarakat yang mampu (bukan orang miskin), untuk menggunakan LPG Non Subsidi seperti Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg agar pendistribusian LPG subsidi lebih tepat sasaran peruntukannya.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama ikut mengawasi pendistribusian LPG subsidi agar dapat benar-benar digunakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” tutup Eko.
Penulis : Iir Sairoh
Editor : Wawan Idris




