MHNEWS.id.- Bupati Indramayu, Nina Agustina berpesan kepada umat semua agama agar menjaga kedamaian pada Pilkada 2024 dengan cara menjauhkan isu yang dapat memicu perpecahan bangsa.

Ditegaskan Bupati Nina, pada momen pesta demokrasi 2024 jangan sampai ada isu suku, agama, ras dan antargolongan (SARA). Isu SARA ini sangat mempengaruhi kedamaian, ketentraman, dan keutuhan bangsa.

“Terutama di Indramayu khususnya kita tetap menjaga kedamaian, solidaritas dari semuanya unsur nggak ada suku, bangsa, agama itu semuanya bersatu,” kata Nina usai membuka acara seminar wawasan kebangsaan di gedung Puspihat Indramayu, Selasa (20/8/2024).

Kegiatan seminar wawasan kebangsaan diselenggarakan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Indramayu. Kegiatan tersebut bertema ‘Menuju Pilkada Damai di Kabupaten Indramayu tahun 2024’.

Ia menilai pentingnya menciptakan kedamaian pada momen Pilkada. Jangan sampai pesta demokrasi itu dinodai perselisihan hanya karena beda pilihan dan isu SARA. “Kemaslahatan untuk umat itu penting sekali,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Indramayu, K.H. Syaerozi Bilal mengaku berupaya agar isu SARA jangan sampai muncul pada Pilkada Indramayu 2024.

“Tujuan seminar ini sebenarnya saya tidak mau Pilkada ini dibawa ke isu SARA. Sedangkan isu SARA itu sangat mudah untuk digoreng,” ungkapnya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris