MHNEWS.id.- Predikat Kabupaten Indramayu sebagai Lumbung Pangan (Padi) Nasional yang disematkan pemerintah pusat bukan sebuah retorika dan pencitraan namun nyata adanya.
Hal ini dibuktikan dengan terus meningkatnya produksi padi Indramayu dari tahun ke tahun. Kontribusi penyediaan bahan pangan utama ini untuk nasional pun semakin besar.
Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, Sugeng Heryanto menjelaskan untuk musim tanam 2023-2024, sampai dengan akhir bulan Mei mencapai seluas 125.000 hektare.

Sejumlah petani d Kecamatan Gantar mendapatkan bantuan traktor dari Bupati Nina Agustina. Foto: Daniswara/mhnews.id
“Saat ini sudah panen 80 persen dan hasilnya variatif tergantung wilayah, ada yang 6 sampai 9 ton. Pada Tahun 2023 lalu rata-rata hasil panennya 6,7 ton. Semoga tahun ini produktivitasnya bisa meningkat,” kata Sugeng.
Selanjutnya, Sugeng menjelaskan Terkait rencana tanam Tahun 2024 baru 10 persen yang sudah direalisasikan, seluas 11.000 hektare. Terbanyak 7.000 hektare ada di Kecamatan Gantar.
Lebih lanjut menurut Sugeng, upaya Pemkab Indramayu di bawah kepemimpinan Bupati Nina Agustina untuk memproteksi dunia pertanian serta mempertahankan gelar sebagai lumbung padi nasional tidak akan berjalan kalau tidak bekerja sama dengan para stakeholder.
“Terima kasih supportnya, mudah-mudahan kehadiran Bupati Nina Agustina kali ini memberi motivasi untuk petani di Kecamatan Gantar,” tambah Sugeng.
Penulis : Daniswara
Editor : Wawan Idris




