MHNEWS.id.- Migrant Care Indramayu menggelar workshop peningkatan pendapatan dan penguatan manajemen koperasi konsumen untuk memberikan pemahaman strategi berusaha.

Kegiatan atau wirkshop yang diikuti ibu-ibu dari Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi) tersebut dilaksanakan di Hotel Prima Indramayu, Jumat (20/10/2023).

Koordinator Migrant Care Indramayu Muhammad Santosa mengatakan kegiatan tersebut untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman lebih dalam kepada ibu-ibu mengenai alur dan cara berkoperasi.

Menurutnya, dengan menjalankan ekonomi dengan sistem koperasi yang benar akan berimbas positif bagi pendapatan mereka.

“Koperasi ini bisa mendapatkan impact. Ibu-ibu itu biar bisa mendapatkan impact. Artinya ketika dia ikut koperasi itu harus ada hasil,” jelas Santos.

Dengan meningkatnya pendapatan koperasi, kata Santos, akan berimbas pada melesatnya koperasi yang dinakhodai Desbumi. Bahkan, bisa meluasnya usaha koperasi dari yang saat ini baru satu bidang yaitu koperasi konsumen saja, menjadi 7 – 8 koperasi pada bidang-bidang lainnya.

“Di bagian-bagiannya itu ada unit simpan pinjam, unit usaha dagang, unit penyewaan. Jadi ada 7 atau 8 unit (koperasi),” tegasnya.

Dikatakan, peserta kegiatan tersebut merupakan kaum Hawa anggota Desbumi dari tiga desa di Kecamatan Juntinyuat, yaitu Desa Juntinyuat, Juntiweden dan Tinumpuk. Mereka dari tiga Desbumi itu bersatu dan telah membentuk koperasi kunsumen sejak beberapa bulan belum lama ini.

Diharapkan, kapasitas mereka mengalami peningkatan untuk mengelola koperasi. Dengan demikian, mereka bakal meraup banyak pendapatan dari sisa hasil usaha (SHU) dalam berkoperasi.

“Kita mementingkan ibu-ibu dalam konteks pemenuhan ekonomi di anggota keluarganya,” pungkasnya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris