MHNEWS.id.- Bulog bersama Pemerintah Kabupaten Indramayu kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan tujuan untuk menekan inflasi dan menstabilkan harga sembilan bahan pokok.

Sebanyak 1.500 paket sembako disediakan pada kegiatan tersebut yang dilaksanakan di halaman Gedung Landrat, Alun-alun Puspawangi Indramayu, Jumat (12/7/2024).

Wakil Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Kabupaten Indramayu, Rendy Saktiko menyebutkan isi dalam paket sembako tersebut berupa 5 kg beras, 1 kg minyak goreng, telur, dan kecap. Setiap paket sembako itu dihargai Rp 50.000,00 disubsidi dari harga semula Rp 150.000,00.

“Tujuannya kita untuk menekan inflasi di wilayah Indramayu, dan agar harga-harga sembako di Indramayu stabil,” kata Rendy Saktiko.

Sementara itu, Bupati Indramayu Nina Agustina mengaku perlu untuk terus menyelenggarakan GPM. Sebab, selain bertujuan mengendalikan inflasi juga untuk mensejahterakan masyarakat.

“Pengendalian inflasi kita gaungkan terus selama ini, untuk kita bisa menekan harga-harga pasar yang memang kira-kiranya harus kita bisa untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Nina.

Seperti pada kegiatan sebelumnya even GPM kali ini pun disambut antusias masyarakat, khususnya warga yang berlokasi di kecamatan kota Indramayu. Mereka berbondong-bondong datang ke halaman Gendung Landrat untuk membeli paket sembako murah.

Taryunah (53), warga Kelurahan Margadadi mengaku sangat gembira adanya program GPM karena bisa mendapatkan sembako dengan harga murah.

“Senenglah! Olih sembako akeh hargane murah. Baka tuku ning pasar mah larang. Paket beras, minyak goreng, endog, semene akehe mung seket ewu (Rp 50.000,00). Baka ning pasar mah bisa satus ewu luwih,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Tarpani (47), warga Blok Margasari. Dikatakan, sebaiknya program GMP sesering mungkin digelar agar masyarakat kurang mampu bisa terbantu.

“Program ini jelas sangat membantu rakyat kecil dan kurang mampu seperti saya. Saya berharap pemerintah terutama Bu Nina sesering mungkin menggelar pasar murah ini,” harapnya.

Penulis  : Rohman
Editor    : Wawan Idris